Pengaruh Terapi Back Massage Terhadap Intensitas Nyeri Rheumatoid Arthritis Pada Lansia di Puskesmas Rantepangli Kab. Toraja Utara Tahun 2018

  • Yusan Pabebang Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tana Toraja
  • Regina Reni Ranteallo Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tana Toraja
  • Yohana Purnawaty Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tana Toraja
Keywords: Back Massage, Intensitas Nyeri, Rheumatoid Arthritis

Abstract

  • Rheumatoid Arthritis merupakan suatu penyakit autoimun yaitu
    penyakit yang terjadi pada saat tubuh diserang oleh sistem kekebalan
    tubuhnya sendiri yang mengakibatkan peradangan dalam waktu lama pada
    sendi dengan keluhan nyeri yang berdampak pada penurunan aktivitas
    sehari-hari. Manajemen nyeri dapat diatasi dengan terapi non farmakologis
    salah satunya adalah back massage. Back massage adalah teknik
    memberikan tindakan massage pada pungung dengan usapan secara
    perlahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi back
    massage terhadap intensitas nyeri rheumatoid arthritis pada lansia.
    Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan bulan
    Mei 2018. Desain penelitian ini yaitu quasi eksperimental pre-post design.
    Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling,
    dengan jumlah sampel 26 responden dan dibagi menjadi dua kelompok
    yaitu kelompok intervensi 13 responden dan kelompok kontrol 13
    responden. Pengukuran nyeri rheumatoid arthritis menggunakan Numeric
    Ranting Scale.
    Hasil penelitian ini didapatkan mayoritas responden perempuan
    17 (65.4%), usia 46-55 tahun 14 (53.8%). Setelah dilakukan intervensi 2
    kali per responden, didapatkan perbedaan yang signifikan intensitas nyeri
    sebelum dengan sesudah intervensi terapi back massage (p=0,001). Hasil
    uji beda Mann Whitney diperoleh (p=0.000) yaitu ada perbedaan yang
    signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.
    Kesimpulan penelitian ini bahwa terapi back massage efektif
    terhadap penurunan intensitas nyeri rheumatoid arthritis. Penelitian ini
    merekomendasikan perlunya memberikan terapi back massage, serta
    penelitian lanjut terkait nyeri rheumatoid arthritis pada lansia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahdaniar, A., H, H., & Indar. (2014). Faktor yang berhubungan dengan kejadian
penyakit rematik pada lansia diwilayah puskesmas kassi-kassi kota
makasar. Makassar: Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis.
Dewi, N. P., Sutresna, I. N., & Susila, I. M. (2017). Pengaruh Back Massage
Terhadap Tingkat Nyeri Low Back Painpada Kelompok Tani Semangka
Mertha Abadi Di Desa Yeh Sumbul. BALI: CARING.
Kristanto, T. (2012). Pengaruh Terapi Back Massage Terhadap Intensitas Nyeri
Reumatik Di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Asem Surakarta. Jakarta.
Nugroho, & Wahyudi, H. (2012). Keperawatan Gerontik dan Geriatrik. Jakarta:
Buku Kedokteran EGC;Edisi 3.
Perry, P. &. (2010). Fundamental Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
RI, K. K. (2017). Pusat Data dan Inforrmasi Lansia di Indonesia. Jakarta Selatan:
KEMENKES RI.
RISKESDAS, R. K. (2013). Hasil Riskesdes 2013. Jakarta: Badan Litbangkes,
DEPKES RI,2013.
Siahaan, P., Siagian, N., & Elon, Y. (2017). Efektivitas Pijat Punggung
Terhadap Intensitas Nyeri Rematik Sedang Pada Wanita Lanjut Usia Di Desa
Karyawangi
Kabupaten
Keperawatan.Vol.3,No.1
Published
2022-06-06
How to Cite
Pabebang, Y., Reni Ranteallo, R., & Purnawaty, Y. (2022). Pengaruh Terapi Back Massage Terhadap Intensitas Nyeri Rheumatoid Arthritis Pada Lansia di Puskesmas Rantepangli Kab. Toraja Utara Tahun 2018 . Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 5(2), 186-192. https://doi.org/10.56437/jikp.v5i2.177
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>