PENGARUH TERAPI REBUSAN DAUN KERSEN TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS PADA MASYARAKAT DI SA’DAN MALIMBONG TAHUN 2022
Abstract
Terapi rebusan daun kersen merupakan salah satu ramuan tradisional yang digunakan untuk pengobatan diabetes melitus karena memiliki substansi aktif sebagai anti diabetes yaitu asam askorbat ,serat, niasin, dan betakaroten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi rebusan daun kersen terhadap penurunan kadar gula darah penderita diabetes melitus masyarakat di Puskesmas Sa’dan Malimbong Kecamatan Sa’dan Kabupaten Toraja Utara Tahun 2022.
Jenis penelitian ini adalah quasy eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita diabetes melitus di wilayah kerja puskesmas Sa’dan Malimbong. Besarnya sampel 10 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan hasil pengukuran GDS penderita diabetes melitus. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 25 menggunakan uji Wilcoxon dengan derajat kemaknaan p < 0,05.
Hasil penelitian diperoleh setelah dilakukan pemberian terapi rebusan daun kersen, mayoritas karakteristik umur 30-45 dan 66-75 tahun masing-masing sebanyak 2 orang (20,0%), 46-65 sebanyak 6 orang (60,0%) responden memiliki nilai GDS normal sebanyak 7 orang (70,0%), sedangkan responden dengan nilai GDS tinggi sebanyak 3 orang (30,0%). Hasil uji statistic didapatkan nilai signifikansi p= 0,008(p<0,05).
Kesimpulan dari penelitian ini ada pengaruh terapi rebusan daun kersen terhadap penurunan kadar gula darah penderita diabetes melitus masyarakat di Puskesmas Sa’dan Malimbong Kecamatan Sa’dan Kabupaten Toraja Utara Tahun 2022. Di harapkan agar mengkonsumsi rebusan daun kersen untuk mengontrol GDS penderita diabetes melitus.
Downloads
References
A, Aziz, Hidayat. (2017). Metode penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika
Arif Sumantri (2019) Metode Penelitian Kesehatan. Edisi pertama. Jakarta: Kencana
Almatsier, Novitasari, Retno. (2018). Diabetes Mellitus. Yogyakarta: Nuha Medika.
Bayu Purnama (2021), Efektivitas Pemberian Air Rebusan Daun Kersen (Muntigia Carabula Lam) dan Air Rebusan Daun Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Penurunan Kadar Gula Darah
Depkes RI. (2021). Departeman Kesehatan Republik Indonesia. May 24, 2022. http://www.depkes.go.id/resource/download/general/Hasil%20Riskesdas%202213.pdf.
Guyton AC, Hall JE. (2019). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 11. Penterjemah: Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
Hasdianah, dkk, 2015. Pemanfaatan Giz, Diet dan Obesitas. Nuha Medika. Yogyakarta
Isniati, Rakhmadany,dkk (2020). Makalah Diabetes Melitus. Jakarta : Universitas Islam Negeri
Kosasih, E., Supriatna, N., Ana, E., (2020), Informasi Singkat Benih Kersen/Talok (Muntingia calabura L.), Balai Perbenihan Tanaman Hutan Jawa dan Madura.
Kementrian Kesehatan RI. (2020).Petunjuk Teknis Surveilans Faktor Risiko PTM Berbasis Posbindu.Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia;
Ninin Herlina. (2020), Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Kersen Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus.
Nur Hadrayanti. (2018). Pengaruh Rebusan Daun Kersen Terhadap Penurunan Gula Darah Sewaktu Pada Klien Diabetes Mellitus Tipe Ii Di Wilayah Kerja Puskesmas Klasaman Kota Sorong
Norma dan Nur, (2019).Pengaruh Rebusan Daun Kersen Terhadap Penurunan Gula Darah Sewaktu Pada Klien Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Klasaman Kota Sorong
Notoatmodjo, Soekidjo. (2017). Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Oktorina R, Wahyuni A, Harahap EY. (2019).Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Ulkus Diabetikum pada Penderita Diabetes Mellitus. Real Nurs J. 2019;2(3):108–
Perkeni.2019. Empat Pilar Pengelolaan Diabetes.[online]. (diupdate 11 November 2019). http://www.smallcrab.com/ .[diakses 2Agustus 2020].
Putri. (2018). Rosella Aneka Olahan. Penebar Swadaya: Jakarta
Rahman, Z., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Tanjungpinang, H. (2020). Pengaruh Air Rebusan Daun Ceri Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Dipuskesmas Tanjungpinang Kota. 10(1), 96–102.
Rianti. (2020). Diabetes Mellitus dan Terapi Insulin. 1(2), p. 7. May 24, 2020. http://pusdiklatmigas.esdm.go.id/file/p1-Terapi Insulin Reni Febriana.pdf
Selvia, A., Sri, Eva, J., dan Zohra (2017). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Kersen Muntingia calabura L. Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Mencit Mus musculus L.http://repository.unhas.ac.id/bitstream/handle/12 3456789/19202/jurnal%20ayu%
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.
Stevani, H., Husnul, A.T., dan Nurul. (2017). Efektifitas Rebusan Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah (Mus musculus L.), 7(1), p. 20. May 24, 2020 .http://farmasi.poltekkes-mks.ac.id/images/April2017/hendrastevani_husnulafifathamrin_nurulhidayah-basse .pdf
Surya, S. R. (2020). Efek Pemberian Ekstrak Daun Kersen dan Buah Tanaman Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Kadar Gula Darah Mencit Hiperglikemia.
Susila, & Suyanto. (2014). Metode Penelitian Epidemiologi Bidang Kedokteran dan Kesehatan. Yogyakarta: Bursa Ilmu
Zahara, M. (2018). Kajian Morfologi dan Review Fitokimia Tumbuhan Kersen ( Muntingia calabura L ). Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 69–74.
Zahroh (2016), Pemberian Rebusan Daun Kersen Menurunkan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Mellitus
Arif Sumantri. (2019). Metode Penelitian Kesehatan. Edisi pertama. Jakarta: Kencan
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




