Pengaruh Health Education terhadap pengetahuan ibu Tentang Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Di Wilayah Kerja Puskesmas Sa’dan Kecamatan Sa’dan
Abstract
Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung zat gizi yang diberikan pada bayi atau anak usia 6-24 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi selain ASI (Departemen Kesehatan RI, 2014). Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan atau minuman selain ASI yang mengandung zat gizi yang diberikan kepada bayi selama periode penyapihan (complementary feeding) yaitu pada saat makanan/minuman lain diberikan bersama pemberian ASI .
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh health education terhadapan pengetahuan ibu tentang makanan Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan cross sectional, diolah dengan bantuan program komputer SPSS 21. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 13 responden yang diambil berdasarkan tehnik purposive sampling dengan Uji T.
Dari penelitian yang dilaksanakan, didapatkan pengukuran pre test pengetahuan baik 7 orang (53,4%) dan yang pengetahuan kurang yaitu sebanyak 6 orang (46,2%).,dan pengukran post test pengetahuan baik sebanyak 13 orang (100.0%), diperoleh nilai p= 000.
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada pengaruh Health Educatin terhadap pengetahuan ibu tentang makanan pendamping asi (MP-ASI) di wilayah kerja puskesmas sa’dan kecamatan sa’dan. Diharapkan bagi masyarakat terutama bagi ibu yang memiliki bayi agar mampu meningkatkan pengetahuan tentang makanan pendamping asi, dengan cara mengikuti posyandu yang di adakan puskesmas setempat atau dengan memanfaatkan teknologi media internet untuk mendapatkan informasi.
Downloads
References
(WHO), W. H. (2011). Pemberian ASI eksklusif.
Aisyah. (2017). Faktor yang mempengaruhi pemberian MP-ASI .
Akhmad Efrizal, d. (n.d.). penelitian yang tentang hubungan pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi bayi . 2015.
Hapsari. (2013). pengetahuan tentang gizi tambahan ASI.
Iin Ira Kartika, M. (2017). BUKU AJAR DASAR-DASAR RISET KEPERAWATAN DAN PENGOLAHAN DATA STATISTIK. JAKARTA: CV. Trans Info Media.
kumalasari, d. ( 2015 ). praktik pengetahuan tentang makanan pendamping ASI.
Machfoedz, A. c. (2011 ). Pengertian tentang Health Education .
NotoatmodjoI. (2012). Pengetahuan ibu tentang makanan pendamping ASI MP-ASI.
Nursalam. (2011). Konsep dan Penerapan Metodologi dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Organization), W. (. (2016). Tentang makanan pendamping Air susu ibu (MP-ASI).
RIKESDAS. (2017). laporan kementrian kesehatan TENTANG MAKANAN PENDAMPING ASI.
Saryono. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medica.
Selatan, D. p. (2013). Data satus gizi pada bayi di sulawesi selatan.
Selatan, D. p. (2013). Data status giszi kabupaten toraja utara.
Sibagariang. (2012). kebutuan bayi tentang makanan pendamping ASI ( MP-ASI).
Sibagariang. (2012). pemberian makanan pendamping asi MP-ASI.
Sibagariang. (2015). Zat yang terkandum dalam makanan pendamping ASI (MP-ASI).
Sibagariang, 2. (, 2012). Pemberian makanan pendamping asi (MP-ASI).
Suhariati. (2016). pengetahuan ibu tentang makan pendamping asi.
Wahyuni, I. ( 2011). Berdasarkan hasil penelitian yang di tentang hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang MP-ASI dengan pemberian MP-ASI pada bayi usia 6-12 bulan di posyandu pamereng bumirejo.
Waryana. (2014). pengertian tentang makanan pendamping asi.
Waryana. (n.d.). tujuan pemberian maakanan pendamping ASI (MP-ASI).
Waryawan. (n.d.). Manfaat pemberian makanan pendamping ASI ( MP-ASI.
Wilhelmus, S. H. (2012). Statistik & Aplikasi Untuk Penelitian Ilmu Kesehatan. Jakarta: Trans Info Media.
yahya. (2013). berfungsi makanan tambhn untuk memenuhi kebutuhan bayi .
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




