HUBUNGAN PENGGUNAAN APD DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA KARYAWAN BIDANG PRODUKSI TEPUNGTAPIOKA PT. GUNUNG SUGIH LAMPUNG TENGAH
Abstract
Kecelakaan Kerja merupakan suatu kejadian yang tidak terencana dan tidak terkendali akibat dari suatu tindakan atau reaksi suatu objek, bahan, orang, atau radiasi yang mengakibatkan cidera atau kemungkinan akibat lainnya. Kecelakaan kerja merupakan kecelakaan yang terjadi dalam lingkungan kerja yang dapat terjadi karena kondisi lingkungan kerja yang tidak aman ataupun karena human error. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan kejadian kecelakaan kerja terhadap karyawan bidang produksi tepung tapioka PT. Gunung Sugih Lampung Tengah. Jenis Uji statistik yang digunakan untuk membantu analisis adalah uji Chi Square, dengan tabulasi silang 2x2 untuk mengetahui distribusi frekuensi antar variabel yang diteliti, meliputi hubungan masing-masing variabel independen faktor (umur, jenis kelamin, masa kerja, penggunaan APD, tingkat pendidikan, pelatihan K3, peraturan K3, kondisi mesin) dan dependen (kecelakaan kerja). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa variabel yang memiliki hubungan dengan kejadian kecelakaan kerja. Komponen manusia yang memiliki hubungan kejadian kecelakaan kerja adalah umur (p value : .054), masa kerja (p value : .000), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) (p value : .000), peraturan K3 (p value : .000) Diperlukan meningkatkan pengetahuan perkerja mengenai risiko kecelakaan kerja, dan penggunaan APD.
Downloads
References
Faktor, A., Berhubungan, Y., Kekambuhan, D., & Paru, T. B. (2014). Unnes Journal of Public Health. 3(1), 1–10.
Ii, B. A. B., & Pustaka, T. (2009). (Sumber: Heinrich, Petersen, dan Roos, 1980) . 1(1990), 10–34.
Ilma Adzim Hebbie, S. S. (n.d.). Program Zero Accident (kecelakaan nihil) di tempat kerja.
Inna, N. barizqi. (n.d.). hubungan antara kepatuhan penggunaan APD dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja bangunan PT. Adhi Karya TBK Proyek rumah sakit telogorejo semarang
Irianto, K. (2013). Buku ilmu kesehatan masyarakat. alfabeta.
Iv, P., & Serdang, K. (2019). Factor Related To The Incidence Of Workplace Accidents To workers In The Production. 2(3), 122–130.
Lailatus, S. (2017). Hubungan Pemakaian Alat Pelindung Diri ( APD ) dengan Kejadian Kecelakaan Kerja pada Pekerja Penderes di PTPN III Kebun Sei Silau Tahun 2017.
madasa subing deno. (2018). Pelindung, Alat Dengan, Diri Kecelakaan, Kejadian.
Mariana, F. B., Sukmaningrum, P. S., Performance, F., Insurance, I., Pendahuluan, I., Belakang, L., Mohd Hussin, M. Y., Muhammad, F., Sulaiman, J. S., Lumpur, K., Box, P. O., Lumpur, K., Reference, B., Bil, R., Md Razak, M., Idris, R., Md Yusof, M., Jaapar, W. E., Mohd Faiz Mohamed Yusof, Nurhanani Romli, Zulzaidi Mahmod, J. T. B., … Islam, P. (2008). beberapa faktor resiko yang berhubungan dengan tingkat kecelakaan kerja di PT. Hok Tong Pontianak (Pabrik Crum Rubber). 69–73.
Putri, S., Santoso, S., & Rahayu, E. P. (2018). Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja Perawat Rumah Sakit. Jurnal Endurance, 3(2), 271.
R. Yeni. analisis keselamatan dan kesehatan kerja pada industri pengolahan.
Sugih, P. G. (2018). profil PT. Gunung Sugih. 2018.
sulhinayatillah. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Karyawan Bagian Produksi di PT. PP London Sumatra Indonesia Tbk, Palangisang Crumb Rubber Factory, Bulukumba Sulawesi Selatan 2017.
Yulius, I. T., & Lubis, S. R. H. (2019). 1,2 1 , 2. 4(1), 15–27
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




