HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU MENGONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA SISWI KELAS XI SMA KRISTEN RANTEPAO
Keywords:
Pengetahuan, Sikap, Perilaku Mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD)
Abstract
Perilaku remaja dalam mengonsumsi tablet tambah darah dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap remaja putri tentang bagaimana pentingnya tablet tambah darah dalam upaya pencegahan stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku remaja putri di SMA Kristen Rantepao Kelas XI tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 185 orang teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 126 orang. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 26. Data diuji statistik Chi-Square dengan tingkat ketelitian 5% (0,05). Hasil uji univariat menunjukan mayoritas memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 98 responden (77,8%), mayoritas memiliki sikap negatif sebanyak 65 responden (51,6%) dan mayoritas berperilaku negatif sebanyak 68 responden (54,0%). Analisa bivariat pengetahuan siswi dengan perilaku mengonsumsi tablet tambah darah (Chi-Square) p-value = 0,028 (p<α) dan sikap siswi dengan perilaku mengonsumsi tablet tambah darah (Chi-Square) p-value = 0,000 (p<α). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) dalam Upaya pencegahan stunting pada siswi kelas XI SMA Kristen Rantepao tahun 2025. Diharapkan siswi rutin mengonsumsi tablet tambah darah sesuai dosis dan jadwal yang ditentukan untuk mencegah terjadinya anemia dan stunting.Downloads
Download data is not yet available.
References
Agustina, D. (2019). Hubungan Antara Sikap Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri di SMA Negeri 3 Jakarta.
Anita, (2022). Anemia Pada Remaja Putri Dan Dampaknya Terhadap Kehamilan Dan Stunting. Jakarta.
Astuti, R. (2021). Hubungan Antara Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kepatuhan Remaja Putri di SMA Negeri 1 Cikarang.
Eva Oktariana. (2023). Pengetahuan remaja putri tentang pencegahan stunting dan konsumsi tablet tambah darah . Riau.
Febriani, K. (2021). Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Dalam Menangani Dismenore Di Sma Airlangga Namu Ukur Tahun 2021 . Medan.
Hutapea, M. (2024, Mei). Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Remaja Putri Mengenai Pemberian Tablet Tmbah Darah Sebagai Tindakan Pencegahan Stunting di SMP Kristen Hidup Baru. Jurnal Penelitian Inovatif.
Irwan. (2017). Pendidikan Kesehatan: Konsep dan Penerapan Dalam Remaja. Dalam Satriyono (2021). Jakarta: Salemba Medika.
Jamilatus. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah. Jurnal Ilmu Kesehatan Reproduksi.
Kartika, R. (2020). Persepsi dan Sikap Remaja Putri terhadap Tablet Tambah Darah di SMK Yogyakarta.
Kementrian RI (2018), Pedoman Pencegahan Dan Penanggulangan Stunting. Jakarta.
Lestari, D. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Konsumsi Tablet Tambah Darah dalam Upaya Pencegahan Anemia. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
Lestari, D. (2021). Hubungan antara sikap dan kepatuhan dalam konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Jakarta: Universitas Indonesia.
Marlini, D. (2019). Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Negatif Remaja Putri Terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah. Yogyakarta.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo. (2019). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta.
Nurhayati. (2023). Hubungan Sikap Positif dengan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri.
Nurjanah, A. N. (2023). Peran Lingkungan dan Dukungan dalam Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah di Kalangan Remaja.Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Nurlaila, A. (2020). Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri: Studi di SMA Negeri.
Oktariani, E. (2023). Pengetahuan Remaaja Putri Tentang Pencegahan Stunting Dan Konsumsi Tablet Tambah Darah. di Tangkerang Tengah
Pratiwi, A., dkk. (2019). Sikap Remaja Putri Terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah di SMK Negeri 1 Tilatang Kamang.
Putri, L. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan Remaja. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Putri. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri di Kota Semarang.
Rahayu, T., dkk. (2018). Pegaruh Tingkat Pendidikan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia.
Rahmah, Y. (2022). Pengaruh Pengetahuan terhadap Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah. Makassar: Universitas Hasanuddin.
Ratnawati, A. E., & Safitri, D. (2022). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Remaja Putri dalam Mengonsumsi Tablet Fe di Sekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat
Rahmawati, S. (2020). Pengaruh Dukungan Sosial Dan Pengawasan Terhadap Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri.
Roche, M. L., et al. (2018). The Effectiveness of Weekly Iron and Folic Acid Supplementation in Adolescents: A Systematic Review. Geneva: WHO.
Sab’ngatun, N. (2021). Pengaruh Kesadaran Individu dan Pengawasan Sekolah terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah Selama Pandemi.
Sanda, V. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Tablet Tambah Darah Dengan Kepatuhan Konsumsi di SMAN 4 Bandan.
Sari, P. I. (2022). Studi Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Di Pondok Pesantren Al-Jamiyatul Mushliyah Tj. Haloban Labuhan Batu Tahun 2022. Padangsidimpuan .
Satriyono, A. Y. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) Pada Siswa SMK Duta Pratama Indonesia (DPI) Kota Tasikmalaya Tahun 2021. Tasikmalaya.
Septiani, R. (2019). Kurangnya Pengetahuan tentang Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri dan Dampaknya terhadap Anemia. Jakarta 2019.
Siti Noerfaridha. (2021). Stunting: Faktor Risiko Dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Anak. Jakarta: Kencana.
Sunarti. (2018). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Sikap Terhadap Perilaku Kesehatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan.
Sunaryo. (2016). Asuhan Keprawatan Gerontik. Yogyakarta.
WHO. (2023). Retrieved from https://www.who.int/health-topics/adolescent-health#tab=tab_1
Widyastuti, E. (2020). Faktor Penyebab Sikap Negatif Remaja Putri Terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah.
Wulandari, F. (2019). Perilaku Remaja Dalam Pencarian Informasi Dan Konsumsi Tablet Tambah Darah di SMAN 5 Bandung.
Wulandari, S., & Perwitasari, D. (2021) Depresi Kehamilan Dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Anak. Jurnal Psikologi Klinis Dan Kesehatan Mental.
Yunitasari. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Surabaya.
Anita, (2022). Anemia Pada Remaja Putri Dan Dampaknya Terhadap Kehamilan Dan Stunting. Jakarta.
Astuti, R. (2021). Hubungan Antara Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Kepatuhan Remaja Putri di SMA Negeri 1 Cikarang.
Eva Oktariana. (2023). Pengetahuan remaja putri tentang pencegahan stunting dan konsumsi tablet tambah darah . Riau.
Febriani, K. (2021). Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Dalam Menangani Dismenore Di Sma Airlangga Namu Ukur Tahun 2021 . Medan.
Hutapea, M. (2024, Mei). Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Remaja Putri Mengenai Pemberian Tablet Tmbah Darah Sebagai Tindakan Pencegahan Stunting di SMP Kristen Hidup Baru. Jurnal Penelitian Inovatif.
Irwan. (2017). Pendidikan Kesehatan: Konsep dan Penerapan Dalam Remaja. Dalam Satriyono (2021). Jakarta: Salemba Medika.
Jamilatus. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah. Jurnal Ilmu Kesehatan Reproduksi.
Kartika, R. (2020). Persepsi dan Sikap Remaja Putri terhadap Tablet Tambah Darah di SMK Yogyakarta.
Kementrian RI (2018), Pedoman Pencegahan Dan Penanggulangan Stunting. Jakarta.
Lestari, D. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Konsumsi Tablet Tambah Darah dalam Upaya Pencegahan Anemia. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
Lestari, D. (2021). Hubungan antara sikap dan kepatuhan dalam konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Jakarta: Universitas Indonesia.
Marlini, D. (2019). Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Negatif Remaja Putri Terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah. Yogyakarta.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo. (2019). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta.
Nurhayati. (2023). Hubungan Sikap Positif dengan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri.
Nurjanah, A. N. (2023). Peran Lingkungan dan Dukungan dalam Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah di Kalangan Remaja.Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Nurlaila, A. (2020). Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri: Studi di SMA Negeri.
Oktariani, E. (2023). Pengetahuan Remaaja Putri Tentang Pencegahan Stunting Dan Konsumsi Tablet Tambah Darah. di Tangkerang Tengah
Pratiwi, A., dkk. (2019). Sikap Remaja Putri Terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah di SMK Negeri 1 Tilatang Kamang.
Putri, L. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan Remaja. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Putri. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri di Kota Semarang.
Rahayu, T., dkk. (2018). Pegaruh Tingkat Pendidikan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia.
Rahmah, Y. (2022). Pengaruh Pengetahuan terhadap Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah. Makassar: Universitas Hasanuddin.
Ratnawati, A. E., & Safitri, D. (2022). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Remaja Putri dalam Mengonsumsi Tablet Fe di Sekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat
Rahmawati, S. (2020). Pengaruh Dukungan Sosial Dan Pengawasan Terhadap Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri.
Roche, M. L., et al. (2018). The Effectiveness of Weekly Iron and Folic Acid Supplementation in Adolescents: A Systematic Review. Geneva: WHO.
Sab’ngatun, N. (2021). Pengaruh Kesadaran Individu dan Pengawasan Sekolah terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah Selama Pandemi.
Sanda, V. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Tablet Tambah Darah Dengan Kepatuhan Konsumsi di SMAN 4 Bandan.
Sari, P. I. (2022). Studi Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Di Pondok Pesantren Al-Jamiyatul Mushliyah Tj. Haloban Labuhan Batu Tahun 2022. Padangsidimpuan .
Satriyono, A. Y. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) Pada Siswa SMK Duta Pratama Indonesia (DPI) Kota Tasikmalaya Tahun 2021. Tasikmalaya.
Septiani, R. (2019). Kurangnya Pengetahuan tentang Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri dan Dampaknya terhadap Anemia. Jakarta 2019.
Siti Noerfaridha. (2021). Stunting: Faktor Risiko Dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Anak. Jakarta: Kencana.
Sunarti. (2018). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Sikap Terhadap Perilaku Kesehatan. Jurnal Ilmiah Kesehatan.
Sunaryo. (2016). Asuhan Keprawatan Gerontik. Yogyakarta.
WHO. (2023). Retrieved from https://www.who.int/health-topics/adolescent-health#tab=tab_1
Widyastuti, E. (2020). Faktor Penyebab Sikap Negatif Remaja Putri Terhadap Konsumsi Tablet Tambah Darah.
Wulandari, F. (2019). Perilaku Remaja Dalam Pencarian Informasi Dan Konsumsi Tablet Tambah Darah di SMAN 5 Bandung.
Wulandari, S., & Perwitasari, D. (2021) Depresi Kehamilan Dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Anak. Jurnal Psikologi Klinis Dan Kesehatan Mental.
Yunitasari. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Surabaya.
Published
2026-06-27
How to Cite
Saalino, V., Algarini Allo, O., & Nofliana Pandey, S. (2026). HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU MENGONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA SISWI KELAS XI SMA KRISTEN RANTEPAO. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 10(2), 249-270. Retrieved from https://journal.stikestanatoraja.ac.id/jikp/article/view/444
Section
Artikel
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




