Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Skin Graft-Electrical Burn Injury TBSA 7.5% Dengan Nyeri Akut Di Ruang Unit Luka Bakar RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar
Keywords:
Graft-Electrical Burn Injury TBSA 7.5% ; Nyeri Akut
Abstract
Luka bakar merupakan salah satu bentuk trauma yang dapat membahayakan kehidupan, anggota tubuh serta jaringan dan organ dalam tubuh. Luka bakar merupakan suatu trauma yang diakibatkan oleh panas, arus listrik, bahan kimia dan petir yang mengenai kulit, mukosa dan jaringan yang lebih dalam. Untuk menjelaskan asuhan keperawatan pada Pasien Graft-Electrical Burn Injury TBSA 7.5% dengan pemberian manajemen nyeri dengan masalah nyeri akut di ruang luka bakar RSUD Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Metode Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan rancangan studi kasus terhadap satu pasien. Jumlah sampel 1 orang klien dengan Graft-Electrical Burn Injury TBSA 7.5%, instrumen yang digunakan adalah lembar pengkajian keperawatan medikal bedah dan lembar observasi dokumentasi keperawatan. Masalah keperawatan yang ditegakkan sesuai dengan kasus yaitu Nyeri Akut, kemudian disusun intervensi dengan tujuan untuk mengurangi nyeri yang dirasakan. Implementasi keperawatan dilakukan dengan observasi, terapeutik, edukasi dan kolaborasi di mana diperoleh hasil evaluasi pada pasien yaitu nyeri akutt teratasi sebagian dengan kriteria hasil meringis berkurang, nyeri berkurang. Dalam penelitian ini dilakukan tindakan manajemen nyeri yaitu memberikan terapi relaksasi napas dalam dan melakukan kolaborasi pemberian obat metamizole. Diharapkan dengan adanya studi kasus ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam menerapkan asuhan keperawtan yang komprehensif pada pasien Graft-Electrical Burn Injury TBSA 7.5%Downloads
Download data is not yet available.
References
Albertus, A. (2023, januari 25). Nefritis Lupus. Retrieved from https://www.alomedika.com
Anas hamdani, s. (2024). asuhan keperaatan pada pasien systemic lupus erythematosus (sle). Medan.
Benny Tjan, G. K. (2022). Gambaran profil SLE dan lupus nefritis di RS Pusat Sangalah. Jurnal penyakit dalam udayani, volume6,No.2:2022:31-35, hal.120-209.
Benny Tjan1, G. K. (2022). Gambaran profil systemic lupus erythematosus (SLE) dan lupus nefritis di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. Jurnal Penyakit Dalam Udayana, Volume 6, No. 2: 2022; 31-35, Hal 31-35.
Berutu. (2022). panduan asuhan keperawatan.
Dessy. (2023). Anatomi Fisiologi Ginjal. Palangkaraya.
Eki Irlianti. (2021). THE APPLICATION OF TEPID SPONGE TO HYPERTERMI NURSING PROBLEMS IN PATIENTS CHILDREN OF TODDLER AGE (1 - 3 YEARS.
Evalina. (2019). Gambaran Klinis dan Kelainan Imunologis pada Anak dengan Lupus Eritematosus Sistemik di Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Medan. Departemen Ilmu Kesehatan Anak. Retrieved from http://saripediatri.org
Firda Nofitasari, W. (2021). HIPERTERMIA, PENERAPAN KOMPRES HANGAT UNTUK MENURUNKAN. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, Vol. 3 No. 2 Juli 2019, hsl 111-123.
Gunawan Edi. (2022). panduan asuhan keperawatan.
Indah, R. P. (2025, April 21). Mengenal Lupus Nefritis, Komplikasi serius dari penyakit lupus.
Isnaeni N & Puspitasari E. (2018). Pemberian aktivitas bertahap untuk mengatasi masalah intoleransi aktivitas pada pasien CHF .
Joegijantoro, u. (2019). Proses Infeksi.
Kymas Janu Prihatiningtias, A. (2021). FAKTOR-FAKTOR RISIKOTERJADINYAPENYAKIT GINJAL. Jurnal Ners Widya Husada, Volume 4 No 2, Hal 57- 64.
La Ode Liaumin Azim, R. S. (2022). Pengaruh Kompres Air Hangat Daerah Aksila Terhadap Perubahan Suhu Tubuh Pada Anak Hipertermia di Ruang Mawar RSUD Kota Kendari. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, Vol. 1 No. 3 September, 2022 , Hal111-122.
Maia Thalia Giani, M. R. (2022). Diagnosis dan Tata Laksana Nefritis Lupus. vol.49 no.12 th.2022.
Matt Vera BSN, R.N. (2024). How to write a care plane : A Guide For Nurses, USA: University St. Augustine For Health Sciences.
Mei lestari ika, W. A. (2023). Penanganan Pasien Hipertermia Menggunakan Terapi Tepid Sponge. Indonesia Health Science Jurnal, Vol.3,No. 1, juli 2023, Hal.123-130. doi:http://ojsjournal.unt.ac.id
Melinda. (2020). Wilms Tumor. Kediri.
Nursalam. (2020). metodologi peneltian ilmu keperawatan.
Nursalam. (2022). Manajemen Keperawatan: Aplikasi Dalam Praktek Keperawatan Profesional (Vol. Edisi Ketiga). Jakarta.
Nurva Syuryani, E. a. (2021). PERBEDAAN KADAR UREUM SEBELUM DAN SESUDAH HEMODIALISA PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK. Volume 4 Nomor 2 | https://jurnal.syedzasaintika.ac.id.
Reglina Novita Sinamora, Sartika Rani, Khairani Irma, % Purwaningsih. (2023). Studi kasus penatalaksanaan pada pasien dengan maslah intoleransi aktivitas melalui latihan ROM di RS TK II Putri Hijau Medan.
Safitri. (2019). Implementasi Keperawatan Sebagai Wujud Dari Perencanaan Keperawatan Guna Meningkatkan Status Kesehatan. doi:DOI:10.31219/osf.io/8ucph
Saputri, S. D. (2022). LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEPETRAWATAN LUPUS NEFRITIS. Malang: 2022.
Satria, K. d. (2017). Pengaruh Pemberian Buli-Buli Hangat Pada Daerah Aksila Dan Lipatan Paha Terhadap Penurunan Demam Pasca Imunisasi DPT Hari Ke-3 Pada Bayi Usia 2-6 Bulan. Jurnal Keperawatan Indonrsia.
Sulistia et. al. (2024). PROSES KEPERAWATAN: KONSEP, IMPLEMENTASI, DAN EVALUASI (Vol. Cetakan Pertama). Grup Penerbitan CV TAHTA MEDIA GROUP.
Supriadi. (2017). Asuhan Keperawatan Pasien Typhoid Dengan Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Rasa Aman Nyaman .
Syifa Aurelia Salsabila, R. P. (2024). MEKANISME ADAPTASI SEL TUBUH TERHADAP SERANGAN PENYAKIT. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, Volume 6 Nomor 4, Hal 122-133.
Thayer et. al. (n.d.). Nursing Process. Retrieved from Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK499937/
Tim Pokja SDKI DPP PPNI, 2017. (n.d.).
Tim Pokja SDKI DPP PPNI, 2017. (n.d.).
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2016).
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017).
Tul, N. (2022). Insiden Dan Faktor Risiko Nefritis Lupus Pada Anak DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR. Makassar: 2022.
Wahyuni, H. F. (2023). SLE Dengan Manifestasi Gangguan Ginjal Dan Nefritis Lupus. Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, Vol. 1 No. 3 Juli 2023.
Anas hamdani, s. (2024). asuhan keperaatan pada pasien systemic lupus erythematosus (sle). Medan.
Benny Tjan, G. K. (2022). Gambaran profil SLE dan lupus nefritis di RS Pusat Sangalah. Jurnal penyakit dalam udayani, volume6,No.2:2022:31-35, hal.120-209.
Benny Tjan1, G. K. (2022). Gambaran profil systemic lupus erythematosus (SLE) dan lupus nefritis di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. Jurnal Penyakit Dalam Udayana, Volume 6, No. 2: 2022; 31-35, Hal 31-35.
Berutu. (2022). panduan asuhan keperawatan.
Dessy. (2023). Anatomi Fisiologi Ginjal. Palangkaraya.
Eki Irlianti. (2021). THE APPLICATION OF TEPID SPONGE TO HYPERTERMI NURSING PROBLEMS IN PATIENTS CHILDREN OF TODDLER AGE (1 - 3 YEARS.
Evalina. (2019). Gambaran Klinis dan Kelainan Imunologis pada Anak dengan Lupus Eritematosus Sistemik di Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Medan. Departemen Ilmu Kesehatan Anak. Retrieved from http://saripediatri.org
Firda Nofitasari, W. (2021). HIPERTERMIA, PENERAPAN KOMPRES HANGAT UNTUK MENURUNKAN. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, Vol. 3 No. 2 Juli 2019, hsl 111-123.
Gunawan Edi. (2022). panduan asuhan keperawatan.
Indah, R. P. (2025, April 21). Mengenal Lupus Nefritis, Komplikasi serius dari penyakit lupus.
Isnaeni N & Puspitasari E. (2018). Pemberian aktivitas bertahap untuk mengatasi masalah intoleransi aktivitas pada pasien CHF .
Joegijantoro, u. (2019). Proses Infeksi.
Kymas Janu Prihatiningtias, A. (2021). FAKTOR-FAKTOR RISIKOTERJADINYAPENYAKIT GINJAL. Jurnal Ners Widya Husada, Volume 4 No 2, Hal 57- 64.
La Ode Liaumin Azim, R. S. (2022). Pengaruh Kompres Air Hangat Daerah Aksila Terhadap Perubahan Suhu Tubuh Pada Anak Hipertermia di Ruang Mawar RSUD Kota Kendari. Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna, Vol. 1 No. 3 September, 2022 , Hal111-122.
Maia Thalia Giani, M. R. (2022). Diagnosis dan Tata Laksana Nefritis Lupus. vol.49 no.12 th.2022.
Matt Vera BSN, R.N. (2024). How to write a care plane : A Guide For Nurses, USA: University St. Augustine For Health Sciences.
Mei lestari ika, W. A. (2023). Penanganan Pasien Hipertermia Menggunakan Terapi Tepid Sponge. Indonesia Health Science Jurnal, Vol.3,No. 1, juli 2023, Hal.123-130. doi:http://ojsjournal.unt.ac.id
Melinda. (2020). Wilms Tumor. Kediri.
Nursalam. (2020). metodologi peneltian ilmu keperawatan.
Nursalam. (2022). Manajemen Keperawatan: Aplikasi Dalam Praktek Keperawatan Profesional (Vol. Edisi Ketiga). Jakarta.
Nurva Syuryani, E. a. (2021). PERBEDAAN KADAR UREUM SEBELUM DAN SESUDAH HEMODIALISA PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK. Volume 4 Nomor 2 | https://jurnal.syedzasaintika.ac.id.
Reglina Novita Sinamora, Sartika Rani, Khairani Irma, % Purwaningsih. (2023). Studi kasus penatalaksanaan pada pasien dengan maslah intoleransi aktivitas melalui latihan ROM di RS TK II Putri Hijau Medan.
Safitri. (2019). Implementasi Keperawatan Sebagai Wujud Dari Perencanaan Keperawatan Guna Meningkatkan Status Kesehatan. doi:DOI:10.31219/osf.io/8ucph
Saputri, S. D. (2022). LAPORAN PENDAHULUAN DAN ASUHAN KEPETRAWATAN LUPUS NEFRITIS. Malang: 2022.
Satria, K. d. (2017). Pengaruh Pemberian Buli-Buli Hangat Pada Daerah Aksila Dan Lipatan Paha Terhadap Penurunan Demam Pasca Imunisasi DPT Hari Ke-3 Pada Bayi Usia 2-6 Bulan. Jurnal Keperawatan Indonrsia.
Sulistia et. al. (2024). PROSES KEPERAWATAN: KONSEP, IMPLEMENTASI, DAN EVALUASI (Vol. Cetakan Pertama). Grup Penerbitan CV TAHTA MEDIA GROUP.
Supriadi. (2017). Asuhan Keperawatan Pasien Typhoid Dengan Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Rasa Aman Nyaman .
Syifa Aurelia Salsabila, R. P. (2024). MEKANISME ADAPTASI SEL TUBUH TERHADAP SERANGAN PENYAKIT. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, Volume 6 Nomor 4, Hal 122-133.
Thayer et. al. (n.d.). Nursing Process. Retrieved from Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK499937/
Tim Pokja SDKI DPP PPNI, 2017. (n.d.).
Tim Pokja SDKI DPP PPNI, 2017. (n.d.).
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2016).
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017).
Tul, N. (2022). Insiden Dan Faktor Risiko Nefritis Lupus Pada Anak DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR. Makassar: 2022.
Wahyuni, H. F. (2023). SLE Dengan Manifestasi Gangguan Ginjal Dan Nefritis Lupus. Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, Vol. 1 No. 3 Juli 2023.
Published
2026-06-25
How to Cite
Algarini Allo, O., & Massa, N. (2026). Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Post Skin Graft-Electrical Burn Injury TBSA 7.5% Dengan Nyeri Akut Di Ruang Unit Luka Bakar RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 10(2), 236-248. Retrieved from https://journal.stikestanatoraja.ac.id/jikp/article/view/409
Section
Artikel
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




