HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA KELAS VIII DI SMPN 2 RANTEPAO TAHUN 2025
Keywords:
Dukungan Sosial Teman Sebaya, Kesehatan Mental
Abstract
Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting dalam perkembangan individu yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah dukungan sosial teman sebaya. Interaksi ini berupa pemberian dukungan yang meliputi perhatian emosional, penghargaan, bantuan instrumental, dan penyediaan informasi, serta melibatkan keakraban yang cukup erat di antara anggota kelompok tersebut. Desain penelitian yang digunakan adalah desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja kelas VIII di SMPN 2 Rantepao yang berjumlah 492 orang dengan sampel sebanyak 221 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Student Social Support Scale dan Self Reporting Questionnaire (SRQ- 20). Pengolahan data menggunakan SPSS versi 26. Uji statistik menggunakan chi-square dengan nilai α = 5% (0,05). Hasil menunjukkan mayoritas dukungan sosial teman sebaya baik sebanyak 143 responden (64,7%), dan mayoritas kesehatan mental remaja tidak mengalami gangguan mental emosional (GME) sebanyak 116 responden (52,5%). Dinyatakan bahwa ada hubungan yang bermakna antara dukungan sosial teman sebaya dengan kesehatan mental remaja dengan nilai p-value = 0,000 (p < α). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kesehatan mental remaja kelas VIII di SMPN 2 Rantepao Tahun 2025. Diharapkan kepada pihak sekolah dan puskesmas untuk melakukan skrining awal dan bimbingan konseling kepada remaja.Downloads
Download data is not yet available.
References
Abdullah, K., & Jannah, M. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Anggreni, D. (2022). Metodologi Penelitian Kesehatan. STIKES Majapahit Mojokerto.
Ardiansyah, S., & Tribakti, I. (2023). Kesehatan Mental. PT Global Eksekutif Teknologi.
Bawono, Y. (2023). Perkembangan Anak & Remaja. Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim.
Bella Salsa Risnawati, Nasichah, Muhammad Faqih Prayogo, & Zannuby Al Izzami. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Mahasiswa Bimbingan dan Penyuluhan Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa, 2(1), 179–186.
Dewi, S., Kurniati, N., & Asmoro, D. S. (2024). Dampak Dukungan Emosional Teman Sebaya terhadap Remaja: Kajian Sistematik. Jurnal Psikologi, 1(4), 12.
Dwi Wahyuni Ambali, D., Palette, T., & Almar, J. (2021). Hubungan Depresi dengan Kecenderungan Bunuh Diri pada Remaja di Kecamatan Sopai Kabupaten Toraja Utara. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 5(2), 174–186.
Evike Astriyani, Ennimay, & Rizki Sari Utami Muchtar. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental pada Remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta “X” di Wilayah UPTD Puskesmas Melayu Kota Piring. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 3(1), 184–199.
Fadhilah, A. A. N., Alviyanti, D., & Husny, M. R. R. (2023). Pengaruh Dukungan Teman Sebaya terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa BPI UIN Jakarta.
Fakhriyani, D. V. (2019). Kesehatan Mental. Duta Media Publishing.
Farkhah, L. (2023). Gambaran Screening Kesehatan Mental dan Gangguan Mental Emosional di Wilayah Kerja Puskesmas Adipala 1 Cilacap.
Febrianti, N. R., Surur, N., & Kholili, M. I. (2023). Hubungan antara Dukungan Teman Sebaya dengan Stres Akademik pada Siswa. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling, 7(1), 1.
Fisioterapi, S. (2024, September 11). Artikel Pembahasan: Sistem Endokrin Dasar Fisiologi. S1 Fisioterapi UNESA.
Fitriani, D., & Masing, M. (2022). Pengaruh Teman Sebaya terhadap Orientasi Masa Depan Siswa. Satya Widya, 38(1), 25–37.
Florensa, F., Hidayah, N., Sari, L., Yousrihatin, F., & Litaqia, W. (2023). Gambaran Kesehatan Mental Emosional Remaja. Jurnal Kesehatan, 12(1), 112–117.
Hartati, J., Achadi, W., & Naufa, M. M. (2022). Hubungan Prokrastinasi dan Dukungan Sosial Teman Sebaya pada Mahasiswa Pendidikan Agama Islam FITK UIN Raden Fatah Palembang.
Author /LPPM : Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif
Dukungan Sosial dan Kesehatan Mental
9
Haryanti, A. N., & Putra, M. B. S. (2024). Analisis Kondisi Kesehatan Mental di Indonesia dan Strategi Penanganannya.
Hidayati, D. L., & Purwandari, E. (2023). Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Kesehatan Mental di Indonesia: Kajian Meta-Analisis. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 13(1), 270.
Jihan Tri Anggarjita, & Betie Febriana. (2025). Hubungan antara Dukungan Teman Sebaya terhadap Tingkat Kesehatan Mental pada Remaja. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan, 3(1), 253–258.
Jumiati, Rahayu, N. A., Nafratilova, L., & Indrayani, S. (2024). Peningkatan Dukungan Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja di SMA Negeri 7 Pekanbaru. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 8(2).
Malfasari, E., Sarimah, S., Febtrina, R., & Herniyanti, R. (2020). Adolescent’s Mental Emotional. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(3), 241.
Marsidi, S. R. (2021). Identification of Stress, Anxiety, and Depression Levels of Students in Preparation for the Exit Exam Competency Test. Journal of Vocational Health Studies, 5(2), 87.
Maryam, R. I. S. A., & Sovitriana, R. (2023). Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Efikasi Diri dengan Kecemasan Menghadapi Ujian pada Siswa Kelas XI SMAN 53 Jakarta. IKRA-ITH Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, 7(3), 159–165.
Maula, Y. N., Lina, N., & Neni, N. (2023). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Lingkungan Teman Sebaya dengan Kesehatan Mental Remaja di SMA Negeri 2 Majalengka Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 19(2), 104–114.
Meirindany, T., Dalimunthe, K. T., & Nauli, M. (2024). Sosialisasi Kesehatan Mental melalui Dukungan Teman Sebaya pada Remaja di SMP Pahlawan Nasional Medan Tembung. Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 42–46.
Mental Health of Adolescents. (2024, October). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health
Nabiila, S., & Kosasih, A. (2023). Hubungan antara Penyakit Mental dan Bunuh Diri Akibat Depresi Menurut Pandangan Islam, 2(1).
Nahruddin, L. A., Ulandari, A., Nurhikmawati, A., Regina, A., Fath, C. A., Anggraini, D., Putri, F. A. A., Astuti, T., Putri, A., & Haq, A. H. B. (2024). Development of a Psychological Measuring Tool: Peer Social Support Scale (PSSS), 6.
Ndruru, D. D. L., & Ides, S. A. (2025). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kesehatan Jiwa, 7(1).
Putra, S., Jailani, M. S., & Nasution, F. H. (2023). Penerapan Prinsip Dasar Etika Penelitian Ilmiah, 7.
Ratu, B., Elfira, N., Ansyari, A. F. A., & Abdulloh, J. A. (2024). Kesehatan Mental Anak Broken Home, 22(3).
Rufaida, S. A., Wardani, I. Y., & Panjaitan, R. U. (2021). Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Masalah Kesehatan Jiwa pada Remaja, 4(1).
Safitri, D. D., & Widodo, A. (2024). Analisis Validitas Self Reporting Questionnaire (SRQ) terhadap Kesehatan Mental pada Remaja, 5.
Santika, A. N., Ridho, A. A. A., Safira, A. R., & Nurfadila, A. (2024). Dampak dari Kurangnya Sarana yang Memadai bagi Guru BK dalam Pelaksanaan Pelayanan Konseling di Sekolah. Menara Ilmu, 18(2).
Sarfika, R., Malini, H., & Effendi, N. (2023). Deteksi Dini Masalah Kesehatan Mental pada Remaja dengan Self-Reporting Questionnaire (SRQ-29).
Setiawan, N. S., & Setiawan, I. (2024). Mengenal Pentingnya Kesehatan Mental: Dampak Bunuh Diri dan Gejala Gangguan Kesehatan Mental. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur, 10(1), 266.
Simangunsong, D. P., Sihaloho, L., Sitanggang, R., Simanjuntak, R., & Naibaho, D. (2024). Memahami Perkembangan Remaja Peka terhadap Kesehatan Mental, 3.
Syehifi, A., & Nasriyanto, E. N. (2024). Hubungan Teman Sebaya terhadap Tingkat Stres pada Remaja.
Author /LPPM : Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif
Dukungan Sosial dan Kesehatan Mental
10
Tandiiring, R. (2024). Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Kesehatan Mental Remaja Awal di Wilayah Kerja Puskesmas Bittuang Tana Toraja Tahun 2024.
Telaumbanua, Y., Solang, D. J., & Febrianto, R. (2025). Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Kecerdasan Emosional pada Mahasiswa PGSD.
Vugteveen, J., De Bildt, A., Theunissen, M., Reijneveld, S. A., & Timmerman, M. (2021). Validity Aspects of the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) Adolescent Self-Report and Parent-Report Versions Among Dutch Adolescents. Assessment, 28(2), 601–616.
Wulandari, A., & Wijayanti, F. (2023). Dukungan Teman Sebaya dengan Harga Diri pada Remaja. Health Sciences and Pharmacy Journal, 7(1), 148–154.
Yunere, F., Anggraini, M., & Vitri, C. Y. (2021). Dukungan Teman Sebaya dan Lingkungan Sekolah dengan Gangguan Mental Emosional pada Siswa SMK, 4(2).
Zamroji, M., & Oktaviana, W. (2025). Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Kejadian Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(10), 1277–1284.
Zulfikar, R. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif: Teori, Metode dan Praktik. Widina Media Utama.
© 2021 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY SA) license (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/).
Anggreni, D. (2022). Metodologi Penelitian Kesehatan. STIKES Majapahit Mojokerto.
Ardiansyah, S., & Tribakti, I. (2023). Kesehatan Mental. PT Global Eksekutif Teknologi.
Bawono, Y. (2023). Perkembangan Anak & Remaja. Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim.
Bella Salsa Risnawati, Nasichah, Muhammad Faqih Prayogo, & Zannuby Al Izzami. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Mahasiswa Bimbingan dan Penyuluhan Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa, 2(1), 179–186.
Dewi, S., Kurniati, N., & Asmoro, D. S. (2024). Dampak Dukungan Emosional Teman Sebaya terhadap Remaja: Kajian Sistematik. Jurnal Psikologi, 1(4), 12.
Dwi Wahyuni Ambali, D., Palette, T., & Almar, J. (2021). Hubungan Depresi dengan Kecenderungan Bunuh Diri pada Remaja di Kecamatan Sopai Kabupaten Toraja Utara. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 5(2), 174–186.
Evike Astriyani, Ennimay, & Rizki Sari Utami Muchtar. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental pada Remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta “X” di Wilayah UPTD Puskesmas Melayu Kota Piring. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 3(1), 184–199.
Fadhilah, A. A. N., Alviyanti, D., & Husny, M. R. R. (2023). Pengaruh Dukungan Teman Sebaya terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa BPI UIN Jakarta.
Fakhriyani, D. V. (2019). Kesehatan Mental. Duta Media Publishing.
Farkhah, L. (2023). Gambaran Screening Kesehatan Mental dan Gangguan Mental Emosional di Wilayah Kerja Puskesmas Adipala 1 Cilacap.
Febrianti, N. R., Surur, N., & Kholili, M. I. (2023). Hubungan antara Dukungan Teman Sebaya dengan Stres Akademik pada Siswa. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling, 7(1), 1.
Fisioterapi, S. (2024, September 11). Artikel Pembahasan: Sistem Endokrin Dasar Fisiologi. S1 Fisioterapi UNESA.
Fitriani, D., & Masing, M. (2022). Pengaruh Teman Sebaya terhadap Orientasi Masa Depan Siswa. Satya Widya, 38(1), 25–37.
Florensa, F., Hidayah, N., Sari, L., Yousrihatin, F., & Litaqia, W. (2023). Gambaran Kesehatan Mental Emosional Remaja. Jurnal Kesehatan, 12(1), 112–117.
Hartati, J., Achadi, W., & Naufa, M. M. (2022). Hubungan Prokrastinasi dan Dukungan Sosial Teman Sebaya pada Mahasiswa Pendidikan Agama Islam FITK UIN Raden Fatah Palembang.
Author /LPPM : Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif
Dukungan Sosial dan Kesehatan Mental
9
Haryanti, A. N., & Putra, M. B. S. (2024). Analisis Kondisi Kesehatan Mental di Indonesia dan Strategi Penanganannya.
Hidayati, D. L., & Purwandari, E. (2023). Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Kesehatan Mental di Indonesia: Kajian Meta-Analisis. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 13(1), 270.
Jihan Tri Anggarjita, & Betie Febriana. (2025). Hubungan antara Dukungan Teman Sebaya terhadap Tingkat Kesehatan Mental pada Remaja. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan, 3(1), 253–258.
Jumiati, Rahayu, N. A., Nafratilova, L., & Indrayani, S. (2024). Peningkatan Dukungan Sosial bagi Kesehatan Mental Remaja di SMA Negeri 7 Pekanbaru. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 8(2).
Malfasari, E., Sarimah, S., Febtrina, R., & Herniyanti, R. (2020). Adolescent’s Mental Emotional. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(3), 241.
Marsidi, S. R. (2021). Identification of Stress, Anxiety, and Depression Levels of Students in Preparation for the Exit Exam Competency Test. Journal of Vocational Health Studies, 5(2), 87.
Maryam, R. I. S. A., & Sovitriana, R. (2023). Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Efikasi Diri dengan Kecemasan Menghadapi Ujian pada Siswa Kelas XI SMAN 53 Jakarta. IKRA-ITH Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, 7(3), 159–165.
Maula, Y. N., Lina, N., & Neni, N. (2023). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Lingkungan Teman Sebaya dengan Kesehatan Mental Remaja di SMA Negeri 2 Majalengka Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 19(2), 104–114.
Meirindany, T., Dalimunthe, K. T., & Nauli, M. (2024). Sosialisasi Kesehatan Mental melalui Dukungan Teman Sebaya pada Remaja di SMP Pahlawan Nasional Medan Tembung. Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 42–46.
Mental Health of Adolescents. (2024, October). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health
Nabiila, S., & Kosasih, A. (2023). Hubungan antara Penyakit Mental dan Bunuh Diri Akibat Depresi Menurut Pandangan Islam, 2(1).
Nahruddin, L. A., Ulandari, A., Nurhikmawati, A., Regina, A., Fath, C. A., Anggraini, D., Putri, F. A. A., Astuti, T., Putri, A., & Haq, A. H. B. (2024). Development of a Psychological Measuring Tool: Peer Social Support Scale (PSSS), 6.
Ndruru, D. D. L., & Ides, S. A. (2025). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kesehatan Jiwa, 7(1).
Putra, S., Jailani, M. S., & Nasution, F. H. (2023). Penerapan Prinsip Dasar Etika Penelitian Ilmiah, 7.
Ratu, B., Elfira, N., Ansyari, A. F. A., & Abdulloh, J. A. (2024). Kesehatan Mental Anak Broken Home, 22(3).
Rufaida, S. A., Wardani, I. Y., & Panjaitan, R. U. (2021). Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Masalah Kesehatan Jiwa pada Remaja, 4(1).
Safitri, D. D., & Widodo, A. (2024). Analisis Validitas Self Reporting Questionnaire (SRQ) terhadap Kesehatan Mental pada Remaja, 5.
Santika, A. N., Ridho, A. A. A., Safira, A. R., & Nurfadila, A. (2024). Dampak dari Kurangnya Sarana yang Memadai bagi Guru BK dalam Pelaksanaan Pelayanan Konseling di Sekolah. Menara Ilmu, 18(2).
Sarfika, R., Malini, H., & Effendi, N. (2023). Deteksi Dini Masalah Kesehatan Mental pada Remaja dengan Self-Reporting Questionnaire (SRQ-29).
Setiawan, N. S., & Setiawan, I. (2024). Mengenal Pentingnya Kesehatan Mental: Dampak Bunuh Diri dan Gejala Gangguan Kesehatan Mental. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur, 10(1), 266.
Simangunsong, D. P., Sihaloho, L., Sitanggang, R., Simanjuntak, R., & Naibaho, D. (2024). Memahami Perkembangan Remaja Peka terhadap Kesehatan Mental, 3.
Syehifi, A., & Nasriyanto, E. N. (2024). Hubungan Teman Sebaya terhadap Tingkat Stres pada Remaja.
Author /LPPM : Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif
Dukungan Sosial dan Kesehatan Mental
10
Tandiiring, R. (2024). Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Kesehatan Mental Remaja Awal di Wilayah Kerja Puskesmas Bittuang Tana Toraja Tahun 2024.
Telaumbanua, Y., Solang, D. J., & Febrianto, R. (2025). Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Kecerdasan Emosional pada Mahasiswa PGSD.
Vugteveen, J., De Bildt, A., Theunissen, M., Reijneveld, S. A., & Timmerman, M. (2021). Validity Aspects of the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) Adolescent Self-Report and Parent-Report Versions Among Dutch Adolescents. Assessment, 28(2), 601–616.
Wulandari, A., & Wijayanti, F. (2023). Dukungan Teman Sebaya dengan Harga Diri pada Remaja. Health Sciences and Pharmacy Journal, 7(1), 148–154.
Yunere, F., Anggraini, M., & Vitri, C. Y. (2021). Dukungan Teman Sebaya dan Lingkungan Sekolah dengan Gangguan Mental Emosional pada Siswa SMK, 4(2).
Zamroji, M., & Oktaviana, W. (2025). Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Kejadian Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(10), 1277–1284.
Zulfikar, R. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif: Teori, Metode dan Praktik. Widina Media Utama.
© 2021 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY SA) license (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/).
Published
2026-06-18
How to Cite
Tandilimbong, H., & Wahyuni, S. (2026). HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA KELAS VIII DI SMPN 2 RANTEPAO TAHUN 2025. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 10(2), 1-10. Retrieved from https://journal.stikestanatoraja.ac.id/jikp/article/view/377
Section
Artikel
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




