AMBARAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG KEJADIAN STUNTING DI DUSUN PANGLEON WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANTETAYO KABUPATEN TANA TORAJA
Abstract
Stunting merupakan kondisi kronis yang mengambarkan
terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang dan masalah
gizi buruk yang dialami oleh balita. Kejadian balita pendek atau stunting
menjadi masalah gizi yang sedang dialami oleh balita di dunia. World
Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa angka kejadian balita
pendek (stunting) di seluruh dunia pada 2020 mencapai 22% kasus atau
sebanyak 149,2 juta. Dari hasil riset kesehatan dasar diketahui bahwa
Provinsi Sulawesi Selatan menduduki peringkat 10 sebagai penyumbang
balita stunting di Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui
Gambaran Pengetahuan Orang Tua Tentang Kejadian Stunting di
Dusun Pangleon Wilayah kerja Puskesmas Rantetayo Kabupaten Tana
Toraja Tahun 2023.
Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam
penelitian ini adalah semua orang tua yang memiliki balita di Dusun
Pangleon wilayah kerja Puskesmas Rantetayo dengan teknik
pengambilan sampel yaitu total sampling. Besarnya sampel sebanyak
34 responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dengan
pengetahuan baik sebanyak 11 orang (32,4%) dan responden dengan
pengetahuan kurang sebanyak 23 orang (67,6%).
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan
orang tua tentang kejadian stunting di Dusun Pangleon wilayah kerja
Puskesmas Rantetayo mayoritas berpengetahuan kurang. Disarankan
bagi pihak puskesmas untuk lebih banyak memberikan edukasi kepada
orang tua khususnya tentang bagaimana pencegahan stunting.
Downloads
References
Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.
Bappenas, & Unicef. (2017). Laporan Baseline SDG tentang anak-anak di Indonesia.
Jakarta: Bappenas dan Unicef Indonesia.
Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan. (2022). Profil Kesehatan Sulawesi Selatan. Makassar:
Dinkes.
Effendi. (2016). Gambaran Pengetahuan Ibu tentang stunting di Desa Lebih Kabupaten
Giayar. Jurnal PPNI, 88-93.
Hidayat A.A. (2017). Metodologi Penelitian Keperawatan dan Kesehatan. Jakarta:
Salemba Medika.
Jeni Charis N.L. Gambaran Pengetahuan Ibu tentang Stunting pada balita di Desa Idanotae
Kecamatan Gunungsitoli Idanoi Kota Gunungsitoli Tahun 2021. Tersedia dari :
http://repo.poltekkes-
Author /LPPM : Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif
10
medan.ac.id/jspui/bitstream/123456789/3569/1/KTI%20JENI%20CHARIS%20N
IRWANTI%20LASE.pdf
Kemenkes RI. (2020). Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI). Jakarta:
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). PUSDATIN : Situasi Balita Pendek (Stunting) di
Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Khirun Nimah. (2015). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu dalam Pencegahan Stunting
di Mojosongo Surakarta. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 23-27.
Mahmud. (2018). Pemikiran Pendidikan dan Pengetahuan Islam. Bandung: CV Pustaka
Setia.
Megalea. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Pendidikan Ibu Terhadap Status Gizi
Balita. Jurnal Kesmas Aesclapius, 106-111.
Notoatmodjo S. (2015). Promosi Kesehatan dan Perilaku Manusia. Jakarta: Rineka
Cipta.
Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis (4 ed.).
Jakarta: Salemba Medika.
Nurul Rizkia. (2022). Gambaran pengetahuan ibu terhadap kejadian stuntin pada anak
di wilayah kerja puskesmas kayon kota palangka raya. Jurnal Poltekkes
Palangka Raya, 1-95. Tersedia dari : http://repo.poltekkes-
palangkaraya.ac.id/2609/1/KARYA%20TULIS%20ILMIAH%20%28KTI%29%20-
%20NURUL%20RIZKIA.pdf
Permenkes RI. (2020). Kebijakan Sadar Gizi, Standar Antropometri Anak. Jakarta:
Kemenkes RI.
Polit, & Beck. (2014). Essentials of Nursing Research : Appraising Evidence for Nursing
Practise (8th Edition ed.). CANADA: Wolters Kluwer Health.
Puskesmas Rantetayo. (2023). Data Balita Stunting. Tana Toraja: PKM Rantetayo.
Putri. (2022). Tingkat Pengetahuan Ibu balita tentang stunting. Jurnal Kebidanan, 81-92.
Rahayu A. (2018). Buku Referensi Study Guide–Stunting Dan Upaya Pencegahannya
Bagi Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Banjarbaru: CV Mine Publishing.
Ribka. (2018). Gambaran Pengetahuan Orang Tua tentang Pencegahan Stunting di Desa
Malinau Hulu. Jurnal Borneo, 67-70.
Setiadi, E. &. (2021). Pengantar Sosiologi Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahn
Sosial : Teori, Aplikasi dan Pemecahannya, Edisi 11. Jakarta: Prenada Media
Group.
World Health Organization. (2018). World Health Statistics data visualizations
dashboard. New York: WHO
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




