HUBUNGAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU DENGAN KETEPATAN MENENTUKAN BALITA STUNTING

  • Dewi Sri Sumardilah Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
  • Reni Indriyani Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
  • Roza Mulyani Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
Keywords: Keterampilan, Kader, Ketepatan, Stunting

Abstract

Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 mencatat bahwa prevalensi balita stunting di Kabupaten Pesawaran adalah yang tertinggi dibandingkan dengan Kabupaten lainnya di Propinsi Lampung. Hasil SSGI tahun 2022 mencatat prevalensi balita stunting sebesar 25,1%. Berbeda dengan data SSGI, ternyata data hasil e-PPBGM tahun 2023 hanya mencatat sebesar 4,0%, padahal data D/S mencapai 90%. Rendahnya data prevalensi balita stunting hasil e-PPBGM mengindikasikan bahwa kader posyandu sebagai tenaga pengumpul data antropometri di posyandu tidak cukup terampil dalam menentukan umur balita,  melakukan pengukuran tinggi badan balita, dan menemukan balita stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara keterampilan kader dalam menentukan umur dan mengukur tinggi badan anak dengan ketepatan kader dalam menentukan balita stunting.

Disain yang digunakan pada penelitian ini adalah cross sectional dengan jumlah sampel 47 orang kader yang diambil secara accidental dari seluruh kader posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas kedondong. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan cara observasi menggunakan daftar tilik. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan  uji chi-square.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kader yang terampil dalam menentukan umur balita hanya 36,2%, yang terampil mengukur tinggi badan hanya 23,4%. Sedangkan kader yang dapat menentukan balita stunting dengan tepat hanya 38,3% .

Kesimpulam dari penelitian ini bahwa ada hubungan yang bermakna antara keterampilan kader dalam menentukan umur balita dengan ketepatan  menentukan balita stunting (p = 0,044; OR = 2,464; CI 95% = 1,626 – 14,357).  Kemudian diketahui pula bahwa ada hubungan yang bermakna antara keterampilan kader dalam mengukur tinggi badan balita dengan ketepatan  menentukan balita stunting (p = 0,016; OR = 4,018; CI 95% = 4,992 – 18,330) .

Rekomendasi yang bisa diberikan dari hasil penelitian ini adalah perlu ada refresing kader, perlu ada pendampingan oleh tenaga kesehatan setiap kegiatan kader di posyandu, dan menyediakan standar operasional prosedur (SOP) untuk kegiatan pengukuran antropometri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arie Prasetyowati. 2024. Prevalensi Anemia Pada Remaja Putri Di Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang Tahun 2024. JOURNAL SYNTAX IDEA Vol. 6, No. 08, Agustus 2024. Hal. 3746 - 3752

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. 2022. Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonsia

Candra, A. 2020. Epidemiologi Stunting. Cetakan ke 1. Semarang: Universitas Diponegoro.

De Onis M; Caulfield LE; Blossner M; Black RE . 2004. Undernutrition as an underlying cause of child deaths associated with diarrhea, pneumonia, malaria, and measles. Am J Clin Nutr, 80:193–198.

Dinda Eka Alfania; Amalia Rahma; Eka Srirahayu Ariestiningsih. 2023. Kemampuan Melakukan Pengukuran Antropometri Pada Kader Posyandu Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Pendampingan Intensif Di Desa Tambakrejo, Gresik. Indonesian Journal of Midwifery Today 2023, Vol. 3 No. 1. Hal. 6-12

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. 2023. Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2023.

Emy Yuliantini Eliana dan Kamsiah. 2022. Pengetahuan Dan Keterampilan Ibu Balita Dalam Praktik Upaya Meningkatkan Kesehatan Dan Pencegahan Stunting Pada Balita Di Desa Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah. Prosiding TIN PERSAGI 2022: 278-284

Ganda asri, A. 2017. Gambaran Presisi dan Akurasi Penimbangan Balita Oleh Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan Tahun 2017. Skripsi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Gibson RS. 2005. Principles of Nutritional Assessment. Ed ke-2. New York: Oxford University Press

Kemenkes BKPK. 2023. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Dalam Angka. Kementrian Kesehatan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan; 2023.

Kementrian Kesehatan RI. 2012. Buku Pegangan Kader Posyandu. Kemenkes RI: Jakarta

Kemenkes RI ,2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2014 tentang Pemantauan Pertumbuhan, Perkembangan dan Gangguan Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Kemenkes RI

Kemenkes RI, 2011. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 1995/Menkes/SK/XII/2010 tentang Standar Anthropometri Penilaian Status Gizi Anak. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Gizi

Kemenkes RI. 2018. Buletin Stunting. Kementeri Kesehat RI.

Kemenkes RI, 2022. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: NOMOR HK.01.07/MENKES/51/2022 tentang Standar Alat Antropometri Dan Alat Deteksi Dini Perkembangan Anak.

Kemenkes Ri. 2019. Pedoman Umum Pelayanan Posyandu. Jakarta : Kemenkes RI

Kemenkes RI. 2021. Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kemenkes RI

Lawaceng, C., & Rahayu, A. Y. S. 2020. Tantangan pencegahan stunting pada era adaptasi baru “new normal” melalui pemberdayaan masyarakat di kabupaten pandeglang. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, Vol. 9. No. 3, Hal. 136–146.

Novianti R, Purnaweni H, Subowo A. 2018. Peran Posyandu untuk Menangani Stunting di Desa Medini Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Journal of Public Policy and Management Review, Vol. 10. No. 3. Hal. 1-10

Notoatmodjo, S., 2014, Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nurainun, A. F. 2015. Gambaran Keterampilan Kader dalam Pengukuran BB dan TB berdasarkan Karakteristik Kader di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Timur Provinsi Aceh. Jurnal Gizi, 1-10.

Nurbaya Nurbaya, Rahmat Haji Saeni, Zaki Irwan. 2022. Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader Posyandu Melalui Kegiatan Edukasi Dan Simulasi. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), Vol 6 No, 1. Februari 2022, Hal. 678-686

Putri, N. P. 2020. Keterampilan Membaca: Teori Ferdinand De Saussure. Prakerta Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra Dan Pengajaran Bahasa Indonesia, Vol. 3 No. 1.

Putu Nita Cahyawati1 dan Pande Ayu Naya Kasih Permatananda. 2022. Pendampingan Kader Posyandu Desa Kerta dalam Penerapan Gizi Seimbang dan Pemantauan Tumbuh Kembang Anak. Warmadewa Minesterium Medical Journal. Vol. 1 No.3 September 2022. Hal. 56-61

Rosliana Hardiyanti1; Idrus Jus’at; Dudung Angkasa. 2016. Hubungan Lama Kerja Menjadi Kader, Pengetahuan, Pendidikan, Pelatihan Dengan Presisi Dan Akurasi Hasil Penimbangan Berat Badan Balita Oleh Kader Posyandu. Jurnal AcTion, Volume 3, Nomor 1, Mei 2018. Hal. 74 – 81

Sarbiah Andi. 2024. Hubungan Pengetahuan Kader Posyandu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita 24-59 Bulan. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat. Volume 7, Nomor 3, Desember 2023. Hal. 16797 – 16805.

Sugiyono. 2019. Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Supariasa. 2001. Penilaian Status Gizi. Buku Kedokteran Jakarta : EGC.

Zahri, T. N., Yusuf, A. M., & Neviyarni, S. 2017. Hubungan gaya belajar dan keterampilan belajar dengan hasil belajar mahasiswa serta implikasinya dalam pelayanan bimbingan dan konseling di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang. Konselor, Vol. 6. No. 1, Hal. 18 - 23

Zedadra, O. et.al. 2019. Hubungan Aktifitas Fisik Dengan Fungsi Kognitif Pada Lansia (Di Dusun Kenongorejo Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun). Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–1
Published
2025-06-09
How to Cite
Sri Sumardilah , D., Indriyani , R., & Mulyani , R. (2025). HUBUNGAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU DENGAN KETEPATAN MENENTUKAN BALITA STUNTING. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 9(2), 16-29. https://doi.org/10.56437/jikp.v9i2.259
Section
Artikel