HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ACNE VULGARIS PADA MAHASISWA SEMESTER VIII DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) TANA TORAJA TAHUN 2020
Abstract
Latar Belakang:
Acne vulgaris adalah penyakit peradangan kronis dari folikel pilosebaseus yang ditandai dengan adanya komedo, papula, pustula, nodul dan sering dengan bekas luka.
Tujuan:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian acne vulgaris pada mahasiswa semester VIII di Stikes Tana Toraja.
Metode:
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan metode cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 60 responden kemudian data dianalisis dengan mengunakan uji statistik chi–square.
Hasil:
Hasil penelitian ini, berdasarkan uji Chi-square diperoleh nilai p-value = 0.602 > α. 0.05 yang berarti bahwa tidak ada hubungan pola makan dengan kejadian acne vulgaris pada mahasiswa semester VIII di STIKES Tana Toraja atau Ha ditolak dan Ho diterima.
Kesimpulan:
Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa tidak ada hubungan pola makan dengan kejadian acne vulgaris, kemungkinan besar kajadian acne vulgaris yang terjadi pada mahasiswa di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Disarankan kepada responden untuk penelitian selanjutnya agar meneliti faktor lain yang dapat berpengaruh pada acne vulgaris selain pola makan.
Downloads
References
Afrianti, R. (2015). Acne vulgaris pada remaja. Lampung: J Majority volume 4, nomor 6, Februari 2015.
DR Mentari. (2016). Latar belakang acne atau jerawat. Padang.
Fadhilah Ningsih. (2010). Faktor– Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pola Makan Anak Usia Prasekolah Di Tk Marina Dusun Ciniayo Desa Panyangkalang. Makassar.
Fadhilah Ningsih. (2010). Faktor yang berpengaruh terhadap pola makan anak usia prasekolah. Makassar.
Nurul Fatah. (2017). Hubungan pola makan terhadap anak usia prasekolah. Purwokerto.
PF Ningrum. (2016). Hubungan antara acne vulgaris dengan tingkat kualitas hidup. Sumatera Utara.
PF Ningrum. (2016). Hubungan antara acne vulgaris dengan tingkat kualitas hidup. Sumatera Utara.
Rina M. Kundre dkk. (2017). Hubungan timbulnya acne vulgaris dengan tingkat kecemasan pada remaja di SMPN 1 Likupadang Timur. Likupadang Timur: volume 5, no 1.
S Bakri. (2013). JST Kesehatan,Juli 2013. Makassar: Vol.3 no.3 290-297 ISSN 2252.
S Hasan. (2015). Hubungan pola makan dengan kejadian acne vulgaris pada mahasiswa semester V (lima) di program studi ilmu keperawatan fakultas kedokteran universitas Sam Ratulangi manado. Manado: Vol 3, Nomor 1, Februari 2015.
Sitti Hardianti Hasan dkk. (2015). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Acne Vulgaris Pada Mahasiswa Semester V (Lima) Di Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado . Manado.
SP Astutiningsih. (2014). Latar belakang acne vulgaris. Klaten.
Yatmihatum, S. (2014). Hubungan pola makan dengan kejadian acne vulgaris mahasiswa jurusan keperawatan surakarta. Vol 3, no 1, mei 2014.
Yatmihatum, S. (2014). Hubungan pola makan dengan kejadian acne vulgaris mahasiswa jurusan keperawatan poltekkes surakarta. Vol 3, no 1, mei 2014.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




