HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT DENGAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN NANGGALA SANGPIAK SALU KECAMATAN NANGGALA KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2019

  • Defyanti Dwi Wahyuni Ambali
  • Ludia Banne Allo
  • Abdul Karim Bin Abdul Latif
Keywords: Kebersihan Lingkungan, Pengetahuan, dan Kesadaran Masyarakat

Abstract

Kebersihan lingkungan adalah kebersihan tempat tinggal tempat kerja, dan tempat awam. Kebersihan tempat tinggal yang dilakukan dengan cara mengelap perabotan rumah, menyapu, mengepel lantai, mencuci peralatan masak dan peralatan makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dengan kebersihan lingkungan di kelurahan Nanggala Sangpiak Salu kecamatan Nanggala kabupaten Toraja Utara tahun 2019.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 179 responden. Sampel diambil menggunakan teknik Pruposeive Sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Pengolahan data menggunakan program Windows SPSS dan data diuji dengan Chi-Square.

Hasil penelitian ini menunjukkan distribusi frekuensi responden menurut tingkat pengetahuan responden tentang kebersihan lingkungan didapatkan mayoritas responden dengan pengetahuan tinggi sebanyak 90 KK (50,3%), distribusi frekuensi responden berdasarkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan penelitian didapatkan mayoritas responden memiliki kesadaran yang baik sebanyak 103 KK (57,5%), distribusi frekuensi responden berdasarkan kebersihan lingkungan didapatkan mayoritas responden dengan kebersihan lingkungan yang bersih sebanyak 92 KK (51,4%), untuk pengetahuan dengan kebersihan lingkungan diperoleh nilai p=0,001 dan nilai α=0,05, jadi p<α. Sedangkan untuk kesadaran masyarakat dengan kebersihan lingkungan diperoleh nilai p=0,001 dan nilai α=0,05, jadi p<α.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif antara pengetahuan dan kesadaran masyarakat dengan kebersihan lingkungan di kelurahan Nanggala Sangpiak salu, kecamatan Nanggala, kabupaten Toraja Utara tahun 2019. Disarankan agar masyarakat lebih sering mengikuti pendidikan kesehatan atau penyuluhan tentang kebersihan lingkungan agar menambah pengetahuan tentang kebersihan lingkungan dan cara menjaga kebersihan lingkungan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arumsi W., Sutiningsih D., Hestiningsih R. (2014). Analisis Faktor Lingkungan Abiotik yang Mempengaruhi Keberadaan Leptospirosis pada Tikus di Kelurahan Sambiroto, Tembalang, Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Arsyad dan Ratna Muliawati. (2018). Pilar Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta: Nuha Medika.

Asdiqoh, Siti. (2018). Etika Islam Terhadap Lingkungan Hidup. Salatiga: STAIN Salatiga Press.

Bishop, S., Lau, M., Shapiro, S., Carlson, L., Anderson, N., Carmody, J., Segal, Z.V., Abbey, S., Speca, M., Velting, D., & Devins, G. (2017). Mindfulness: A proposed operational definition. Clinical Psychology:Science and Practice, (11), 230-241.

Brown, K.W., & Ryan, R.M. (2015). The Benefit of Being Present : Mindfullness and Its Role in Psychological Well-Being. Journal of Personality & Social Psychology

Darmawan, B., Saam, Z., & Zulkarnaini. (2018). Hubungan Pengetahuan, Sikap, Perilaku Dan Peranserta Dengan Kesadaran Lingkungan Hidup Serta Kesanggupan Membayar Masyarakat Sekitar Bantaran Sungai Di Kota Pekanbaru. Jurnal Of Environmental Science.

Dayatri. (2014). Konsep Kebersihan Lingkungan Dalam Prespektif Pendidikan Isalam. Skripsi Institut Agama Islam Negeri: Salatiga

Dep Kes RI. (2017). Pusat Promosi Kesehatan. Jakarta

Erwin Setyo Kriswanto. (2017). Konsep, Proses, dan Aplikasi Dalam Pendidikan Kesehatan. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY.

Farkhani. (2015). Manajemen Lingkungan dan Peran Ulama dalam Mendidik Umat Peduli Lingkungan di Era Otonomi Daerahdalam Hammam (Ed.). Madrasah dan elestarian Lingkungan seumbangan Konseptual dan Strategi Aksi. Salatiga: STAIN

Mangunjaya, Fachruddin M, Husain Hariyanti dan Reza gholami.(2017). Menanam Sebelum Kiamat. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Mubarok, Wahid Iqbal dan Nurul Chayantin. (2015). Ilmu Kesehatan Masyrakat Teori dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Medika.
Notoatmodjo S. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. (2015). Konsep dan Penerapan Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Proverawati, Atikah dan Eni Rahmawati. (2017). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Yogyakarta: Nuha Medika.

Ricki M Mulia. (2016). Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta : Graha Ilmu

Rr.Sumiyati. (2015). Tingkat Pemahaman Tentang Kesehatan Lingkungan Sekolah Pada Siswa Kelas IV dan V SD Negeri Kembang Malang, Panjatan Kulon Progo DIY. Skripsi.Yogyakarta : FIK UNY.

Santoso, Imam. 2015. Kesehatan Lingkungan Permukiman Perkotaan. Yogyakarta: Gosyen Publishing.


Soemarwoto, Otto. (2015).Ekologi , Lingkungan hidup dan Pembangunan. Jakarta Penerbit Djambatan.

Sudarsono. (2017). Mengendalikan Dampak Pemanasan Global dengan Kearifan Lingkungan. Yogyakarta: Moko.
Published
2021-12-30
How to Cite
Dwi Wahyuni Ambali, D., Banne Allo, L., & Karim Bin Abdul Latif, A. (2021). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT DENGAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN NANGGALA SANGPIAK SALU KECAMATAN NANGGALA KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2019. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 6(1), 74-88. https://doi.org/10.56437/jikp.v6i1.62

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 > >>