HUBUNGAN KARAKTERISTIK KLIEN TUBERKULOSIS DENGAN PENGETAHUAN TENTANG MULTY DRUGS (MDR TB) DI KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2021

  • Regina Reni Ranteallo
  • Tandi Palette
  • Agustina Palamba
Keywords: Tuberkulosi, Pengetahuan, MDR TB

Abstract

TB MDR (Multy Drugs Resisten) adalah mycobacterium yang resisten terhadap obat anti TB (OAT) yaitu isoniazid dan rifampisin (Depkes,2010). WHO melaporkan bahwa telah terjadi 290.000 kasus TB MDR pada tahun 2010. Prevalensi TB MDR di sulawesi selatan sekitar 1584 kasus, sedangkan di kota Makassar prevalensi TB MDR juga masih relatif tinggi, yaitu sekitar 573 kasus (Dinkes Prov. Sulsel, 2011). Kasus TB di Puskesmas kabupaten Toraja Utara pada tahun 2014 sebanyak 195 kasus dengan BTA positif. Berlanjut pada tahun 2015 sebanyak 126 kasus dengan BTA positif. Selain itu jumlah pasien yang drop out berjumlah 8 orang serta default atau gagal dalam pengobatan pada tahun 2015 berjumlah 9 orang (laporan Dinkes Toraja Utara, 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik klien tuberkulosis dengan pengetahuan TB MDR

             Metode penelitian menggunakan pendekatan  cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien TB yang menjalani pengobatan di  Kabupaten Toraja Utara sebanyak 126 orang dengan jumlah sampel sebanyak 56 orang, teknik pengambilan sampel secara random sampling.

                Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan usia 0,565 > 0,05, jenis kelamin 0,004 < 0,05, pendidikan 0,000 < 0,05, pekerjaan 0,491 > 0,05 dan penghasilan 0,099 > 0,05. Jadi dapat diinterpretasikan bahwa jenis kelamin dan pendidikan ada hubungan dengan tingkat pengetahuan TB MDR. Sedangkan umur, pekerjaan, dan penghasilan tidak ada hubungan dengan tingkat pengetahuan TB MDR di Kabupaten Toraja Utara.

Kesimpulan penelitian ini adalah jenis kelamin dan pendidikan memiliki hubungan dengan tingkat pengetahuan TB MDR di Kabupaten Toraja Utara. Pendidikan seseorang sangat mempengaruhi tingkat pengetahuan. Saran bagi peneliti berikutnya sebaiknya menggunakan sampel yang lebih besar dan jenis pertanyaan lebih difokuskan dan lebih mendalam pada apa yang akan diteliti.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Departemen Kesehatan. (2002). Pedoman nasional penanggulangan tuberkulosis. Jakarta: Depkes RI.

Departemen Kesehatan. (2006). Pedoman nasional penanggulangan tuberkulosis. Jakarta: Depkes RI.

Hastono, Priyo.S., dan Sabri Luknis. (2010). Statistika kesehatan. Jakarta : PT Raja Grafindo

Hoa NP, Thorson AE, Long NH, Diwan VK (2008). Knowledge of tuberculosis And associated health-seeking behaviour among rural Vietnamese adults with a cough for at least three weeks.(online). Diakses 18 juni 2016. (http:// www.elsevier.com/locate/healthpol)

Kemenkes RI Dirjend PP & PL (2011). Terobosan menuju akses universal strategi nasional (STARNAS )pengendalian TB di Indonesia 2010-2014. Jakarta : Depkes

Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 364/menkes/sk/v/2009 tentang Pedoman penanggulangan tuberkulosis (TB). Jakarta : Depkes RI

Kountur, R. (2007). Metode Penelitian untuk Penyusunan Skripsi dan Tesis (ed2). Jakarta : Penerbit PPM.

Laporan register Tuberkulosis Puskesmas Kabupaten Toraja Utara (2016).

Mercedes, C Baccera at al l.(2010). Tuberculosis burden in households of patients with multidrug-resistant and extensively drug-resistant tuberculosis : are trospective cohort study. (online). diakses 18 juni 2016. (http://www. elsevier. com/locate/healthpol).

Nofizar, D., Nawas, Arifin., Burhan, Erliana. (2010). Identifikasi faktor resiko tuberkulosis multi drug resistant (TB-MDR) dalam Majalah kedokteran Indonesiavol:60, No.12, Desember 2010. Jakarta : Departemen Pulmonologi
dan llmu Kedokteran Respirasi FKUl.

Notoatmodjo, S. (2010). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Nursalam, (2009). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan (ed 2). Jakarta : Salemba Medika.

Potter, P. & Perry,A. (2005). Fundamentals of nursing: concepts, process, and
practice. (4th ed.). Mosby: Year Book Inc.

Setiadi. (2007). Konsep & Penulisan Riset Keperawatan (ed1). Yogyakarta : Graha Ilmu.

Soepandi, Z. Priyanti (2008). Diagnosis dan faktor yang mempengaruhi terjadinya TB-MDR. Jakarta : Departemen Pulmonologi & Ilmu kedokteran Respirasi FKUI-RS Persahabatan

WHO (2006). Tuberkulosis, kedaruratan global. (online). diakses pada tanggal 15 juni 2016. (http://www.tbcindonesia.or.id).
Published
2021-12-30
How to Cite
Reni Ranteallo, R., Palette, T., & Palamba, A. (2021). HUBUNGAN KARAKTERISTIK KLIEN TUBERKULOSIS DENGAN PENGETAHUAN TENTANG MULTY DRUGS (MDR TB) DI KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2021. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 6(1), 1-10. https://doi.org/10.56437/jikp.v6i1.52

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 > >>