GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALLUNGLIPU

  • Regina Reni Ranteallo Institut Toraja Raya Indonesia
  • Agustina Palamba Institut Toraja Raya Indonesia
  • Adriana Palamba Institut Toraja Raya Indonesia
Keywords: Germas

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan gerakan nasional yang diprakarsai oleh pemerintah dalam mengoptimalkan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif sebagai payung besar tercapainya hidup sehat, dan penurunan prevalensi penyakit, ini menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia memiliki perhatian yang besar pada upaya promotif dan preventif serta masih berusaha mengatasi persoalan gaya hidup atau perilaku kurang sehat. Pada tahap awal di tahun 2016–2017, GERMAS berfokus pada 3 kegiatan, yaitu dengan melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, mengonsumsi buah dan sayur, serta memeriksakan kesehatan secara rutin (Kemenkes, 2016). GERMAS berusaha mendorong masyarakat Indonesia untuk dapat memulainya dari diri sendiri dan keluarga. Gerakan ini ke depannya membutuhkan inovasi-inovasi dalam kegiatan promotif dan preventif salah satunya dengan memotivasi masyarakat untuk membudayakan gaya hidup sehat dan aktif sebagai upaya mencegah peningkatan obesitas melalui media pendidikan kesehatan. Hasil yang didapatkan: 1) Melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci piring, mencuci pakaian, mengepel lantai dan sebagainya merupakan aktivitas fisik. Mulai dengan melakukan altivitas setiap hari. Lebih baik jika ditambah denganoleh raga secara rutin seperti lari atau jalan pagi, 2) Memperbanyak konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Mengurangi makanan junk food dan minuman bersoda 3)Berhenti merokok dan berhenti meminum-minuman yang beralkohol 4) Medical Cek up dengan mendatangi rumah sakit, bukan saja pada saat kita sakit melainkan juga pada saat kita sehat. 5)Bersama-sama dengan tetangga dan masyarakt sekitar melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan setempat. 6)Menggunakan jamban dengan baik sebagai tempat pembuangan Metode yang digunakan adalah; pertama, health education yang digunakan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan, baik fisik, mental dan sosialnya sehingga produktif secara ekonomi maupun sosial. Kedua, Health Prevention Usaha pencegahan suatu penyakit lebih baik dari mengobati suatu penyakit Sasaran kegiatan yaitu sebanyak 100 orang peserta. Adapun peserta yang hadir adalah sebanyak 75 orang. Dalam kegiatan ini peserta tampak antusias mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan. Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat Institut Toraja Raya Indonesia. Kegiatan pengabdian berjudul Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)di wilayah puskesmas Tallunglipu dilaksanakan selama 1 hari.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budioro. 2022. Pengantar Pendidikan Kesehatan Masyarakat. Semarang: Balai Penerbit Universitas Diponegoro

Fitriani, S. 2021. Promosi Kesehatan. Cetakan 1. Yogyakarta: Graha Ilmu


Hidayat A.A., 2020. Metode Penelitian Kesehatan Paradigma Kuantitatif, Jakarta: Heath Books


Notoatmodjo, S.2020. Metode Penelitian Kesehatan, edisi revisi,Jakarta: Rineke Cipta

_____________2022. Promosi kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka cipta.

Potter, P.A & Perry A.G. 2022. Fundamental of Nursing. Jakarta : EGC

Riskesdas. Riset Kesehatan Dasar.2020. Badan penelitian dan pengembangan kesehatan, Republik Indonesia. Jakarta: LaporanNasional

Suliha, Uha. 2020. Pendidikan kesehatan dalam keperawatan. Jakarta: EGC

Wawan, A., dan Dewi, M. 2020. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.
Published
2025-12-20
How to Cite
Reni Ranteallo, R., Palamba, A., & Palamba, A. (2025). GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALLUNGLIPU. Jurnal Pengabdian Kesehatan Promotif, 4(2), 82-89. Retrieved from https://journal.stikestanatoraja.ac.id/jpkp/article/view/349

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>