OPTIMALISASI KESEHATAN FISIK DAN MENTAL LANSIA MELALUI PROGRAM SENAM KEBUGARAN, EDUKASI KESEHATAN, DAN PEMANTAUAN KESEHATAN TERPADU DI POSYANDU LANSIA LEMBANG SA’DAN TIROALLO KECAMATAN SA’DAN KABUPATEN TORAJA UTARA

  • Dynastin Since Pakita Institut Toraja Raya Indonesia
  • Adriana Mapandin Institut Toraja Raya Indonesia
  • Agustina Marna Institut Toraja Raya Indonesia
Keywords: Lansia, Senam Kebugaran, Edukasi Kesehatan, Pemantauan Kesehatan Terpadu.

Abstract

Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik, mental, dan sosial, sehingga memerlukan intervensi kesehatan yang holistik dan berkelanjutan. Posyandu lansia sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat memiliki potensi besar dalam meningkatkan derajat kesehatan lansia melalui pendekatan promotif dan preventif. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan fisik dan mental lansia melalui tiga kegiatan utama, yaitu: senam kebugaran lansia, edukasi kesehatan, dan pemantauan kesehatan terpadu. Metode pelaksanaan meliputi kegiatan senam lansia mingguan untuk meningkatkan kebugaran dan keseimbangan tubuh, penyuluhan kesehatan mengenai penyakit degeneratif, nutrisi seimbang, dan kesehatan mental, serta pemeriksaan kesehatan rutin (tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh, dan screening kesehatan mental ringan). Kegiatan dilaksanakan di Posyandu sebagai pusat layanan langsung kepada masyarakat. Kegiatan tahap pelaksanaan dimulai dengan survei lapangan ke Kecamatan Sa’dan. Survei lapangan dilakukan oleh tim pengabdian pada tanggal 10 Februari 2025. Tim pengabdian melakukan diskusi dengan Camat Sa’dan. Pelaksanaan tanggal 24 Februari 2025 Pukul 11.00–Selesai, Tempat Pelaksanaan Kantor Kecamatan Sa’dan Kabupaten Toraja Utara. Hasil: kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen Institut Toraja Raya Indonesia yang menunjukkan peningkatan kebugaran fisik, peningkatan pengetahuan kesehatan, deteksi dini masalah kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan psikologis lansia. Program ini diharapkan dapat menjadi model kegiatan berbasis komunitas yang berkelanjutan dalam mendukung hidup sehat, mandiri, dan produktif bagi lansia. Kegiatan perencanaan dimulai dengan survei lapangan oleh tim pengabdian pada tanggal 10 Februari 2025. Survei dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan fisik dan mental lansia di wilayah Posyandu Lembang Sa’dan Tiroallo, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara. Hasil survei menunjukkan beberapa permasalahan utama: Rendahnya tingkat partisipasi lansia dalam aktivitas fisik terstruktur, Pengetahuan lansia mengenai nutrisi, penyakit degeneratif, dan kesehatan mental masih terbatas dan kurangnya pemantauan kesehatan rutin yang terintegrasi di posyandu. Berdasarkan hasil survei, tim pengabdian melakukan diskusi koordinasi dengan kader posyandu dan pihak kecamatan untuk merumuskan rencana kegiatan yang sesuai kebutuhan. Solusi yang disepakati meliputi: Program senam kebugaran lansia rutin untuk meningkatkan kebugaran, kekuatan, dan keseimbangan tubuh, Edukasi kesehatan mengenai penyakit degeneratif, nutrisi seimbang, pencegahan jatuh, dan manajemen stres dan pemantauan kesehatan terpadu, meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh, dan skrining kesehatan mental ringan. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis prodi telah terlaksana dengan baik oleh Prodi Keperawatan Institut Toraja Raya Indonesia di Posyandu Lembang Sa’dan Tiroallo, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara. Kegiatan yang berjudul “Optimalisasi Kesehatan Fisik dan Mental Lansia melalui Program Senam Kebugaran, Edukasi Kesehatan, dan Pemantauan Kesehatan Terpadu di Posyandu” memberikan hasil sebagai berikut: Peningkatan kebugaran fisik lansia melalui senam rutin yang terstruktur, Peningkatan pengetahuan kesehatan lansia mengenai penyakit degeneratif, nutrisi, dan kesehatan mental, Tersedianya data pemantauan kesehatan lansia yang dapat digunakan untuk deteksi dini masalah kesehatan dan Peningkatan partisipasi lansia dalam kegiatan posyandu serta memperkuat fungsi posyandu sebagai pusat layanan kesehatan lansia berbasis komunitas. Secara keseluruhan, program ini berhasil mendukung hidup sehat, mandiri, dan produktif bagi lansia, sekaligus menjadi model intervensi komunitas yang berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adventus & Mahendra. (2019). Promosi Kesehatan. Jakarta: UKI Press.

Eko Putro Sandjojo, Taufik Majid. (2017). Buku Saku Desa dalam Penanganan Kesehatan Masyarakat. Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Pusat Data dan Informasi, Kementerian Kesehatan RI. (2018). Situasi Kesehatan Lansia di Indonesia.

Farida. (2015). Register Kohort Lansia Desa Balong Tani Kecamatan Jabon.

UNICEF. (2014). Paket Konseling: Promosi Kesehatan dan Nutrisi Lansia.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2007). B. Acuan Label Gizi Produk Pangan.

Kemenkes RI. (2014). Modul Pelatihan Konseling: Promosi Gizi dan Kesehatan Lansia.

Silawati A., dkk. (2013). Pemberian Nutrisi Seimbang pada Lansia dalam Situasi Khusus
Published
2025-12-20
How to Cite
Since Pakita, D., Mapandin, A., & Marna, A. (2025). OPTIMALISASI KESEHATAN FISIK DAN MENTAL LANSIA MELALUI PROGRAM SENAM KEBUGARAN, EDUKASI KESEHATAN, DAN PEMANTAUAN KESEHATAN TERPADU DI POSYANDU LANSIA LEMBANG SA’DAN TIROALLO KECAMATAN SA’DAN KABUPATEN TORAJA UTARA. Jurnal Pengabdian Kesehatan Promotif, 4(2), 59-68. Retrieved from https://journal.stikestanatoraja.ac.id/jpkp/article/view/347

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>