PENYULUHAN POSTPARTUM BLUES PADA IBU HAMIL DAN IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA TPMB GEMARISTY KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2024

  • Defyanti Dwi Wahyuni Ambali Institut Toraja Raya Indonesia
  • Ludia Banne Allo Institut Toraja Raya Indonesia
  • Santhy Tandungan Institut Toraja Raya Indonesia
Keywords: Postpartum blues, kesehatan mental ibu

Abstract

Postpartum blues adalah kondisi emosional yang umum dialami oleh ibu setelah melahirkan. Kondisi ini ditandai dengan perasaan sedih, cemas, atau mudah marah yang biasanya terjadi dalam beberapa hari hingga minggu setelah persalinan.

Kegiatan tahap pelaksanaan dimulai dengan survei lapangan mengenai data kejadian baby blues di wilayah kerja TPMB Gemaristy dan sekitarnya. Survei lapangan dilakukan oleh tim pengabdian pada tanggal 26 Agustus 2024. Tim pengabdian melakukan diskusi dengan Penanggungjawab TPMB Gemaristy. Tanggal Pelaksanaan tanggal 18 September 2024 Pukul 09.00 WITA – 12.00 WITA, Tempat Pelaksanaan Posyandu Gemaristy Jl. Urip Sumohardjo Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara.

Hasil: Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen Program Studi Diploma Tiga Kebidanan Institut Toraja Raya Indonesia tahun 2024.

Program penyuluhan mengenai postpartum blues yang dilakukan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu-ibu baru dan keluarganya tentang pentingnya kesadaran serta penanganan dini terhadap postpartum blues. Secara keseluruhan, penyuluhan ini berhasil memberikan pengetahuan dasar, meningkatkan dukungan dari keluarga, serta membangun kesadaran kolektif dalam komunitas mengenai pentingnya kesehatan mental ibu setelah melahirkan. Diharapkan kegiatan ini mampu menekan angka kejadian postpartum blues yang berkepanjangan serta mendukung kesejahteraan ibu dan anak di wilayah kerja TPMB Gemaristy.

Berdasarkan evaluasi dan umpan balik, sekitar 85% peserta merasa bahwa penyuluhan ini memberikan dampak positif pada kesiapan mereka dalam mendukung ibu yang mungkin mengalami postpartum blues. Maka dari itu, tim pengabdian kepada masyarakat membuat hasil inovasi dari penyuluhan tersebut yaitu Poster dan Leaflet. Poster dan Leaflet didesain untuk digunakan sebagai media penyuluhan selanjutnya.

Kesimpulan: Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis prodi oleh Prodi Diploma Tiga Kebidanan  Institut Toraja Raya Indonesia pada tanggal 18 September 2024 di Posyandu Gemaristy. Pengabdian dalam bentuk penyuluhan mengenai postpartum blues yang berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dikalangan ibu – ibu baru serta keluarga mereka mengenai pentingnya mengenali dan menangani kondisi ini secara dini. Hasil penyuluhan ini terciptalah inovasi dalam bentuk Poster dan Leaflet  yang akan digunakan sebagai media penyuluhan selanjutnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almida, E. N., Dahlia, Y., & Shammakh, A. A. (2023). HUBUNGAN USIA DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN BABY BLUES SYNDROME PADA IBU POSTPARTUM DI KECAMATAN SAMBELIA, LOMBOK TIMUR. Nusantara Hasana Journal, 2(11), 30–36.
Kemenkes, R. I. (2014). Profil kesehatan indonesia. In Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Mariani, Y., Yusro, F., Wardenaar, E., & Indrayani, Y. (2022). The Local Knowledge of Medicinal Plants by The Tanjung Merpati Village Community for The Postpartum and Infant Care. Jurnal Biologi Tropis, 22(1), 1–11.
Qiftiyah, M. (2018). Gambaran Faktor-Faktor (Dukungan Keluarga, Pengetahuan, Status Kehamilan Dan Jenis Persalinan) Yang Melatarbelakangi Kejadian Post Partum Blues Pada Ibu Nifas Hari Ke-7 (Di Polindes Doa Ibu Gesikharjo dan Polindes Teratai Kradenan Palang). Jurnal Midpro, 10(2), 9–19.
Sulistia, C. R., Halifah, E., & Fitri, A. (2023). PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG BABY BLUES SYNDROME. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 7(2).
Susilawati, B., Dewayani, E. R., Oktaviani, W., & Subekti, A. R. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Post Partum Blues Di RS Akademik Universitas Gadjah Mada. Journal of Nursing Care and Biomoleculer, 5(1), 77–86.
Takko, M. U. K. (2020). Prevalensi dan Karakteristik Baby Blues Syndrome di Kecamatan Ujung Tanah Makassar Tahun 2020. Universitas Hasanuddin.
Tulak, L. A., Yusriani, Y., & prihatin Idris, F. (2019). Sumber Koping Pada Ibu yang Mengalami Baby Blues Syndrome di RS. Elim Rantepao. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 106–115.
Yulistianingsih, D., & Susanti, D. (2021). Hubungan paritas ibu dengan kejadian postpartum blues. Jurnal Kesehatan Smodra Ilmu (JKSI), 12(1), 26–34.
Published
2024-12-10
How to Cite
Dwi Wahyuni Ambali, D., Banne Allo, L., & Tandungan, S. (2024). PENYULUHAN POSTPARTUM BLUES PADA IBU HAMIL DAN IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA TPMB GEMARISTY KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2024. Jurnal Pengabdian Kesehatan Promotif, 3(2), 29-36. Retrieved from https://journal.stikestanatoraja.ac.id/jpkp/article/view/233

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >>