HUBUNGAN PENGETAHUN PERAWAT TENTANG PEMBERIAN OBAT DENGAN PENERAPAN PRINSIP 7 (TUJUH) BENAR PEMBERIAN OBAT PADA PASIEN DI RUANG PERAWATAN INTERNA RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO

  • Yahya Handayani Mangapi Institut Toraja Raya Indonesia
  • Catherina Bannepadang Institut Toraja Raya Indonesia
  • Nardy Patiung Tappa Institut Toraja Raya Indonesia
Keywords: Pengetahuan dan Penerapan prinsip 7 benar pemberian obat

Abstract

Pemberian obat pada pasien adalah salah satu prosedur keperawatan yang paling sering dilakukan, oleh sebab itu ketelitian sangatlah penting dalam memberikan obat untuk mendapatkan efek pengaruh obat yang maksimal.

Tujuan penelitian ini untuk diketahuinya hubungan antara pengetahuan perawat tentang pemberian obat dengan penerapan prinsip 7 (tujuh) benar pemberian obat di ruang perawatan interna Rumah Sakit Elim Rantepao. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik yang bersifat retrospectif. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di ruang perawatan interna (antorium dan lavender) RS Elim Rantepao dengan jumlah 32 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Pada penelitian ini menggunakan SPSS versi 25 dengan analisa uji Man-Whitney

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan perawat yaitu pengetahuan baik sebanyak 27 responden (96.9%) dan pengetahuan kurang sebanyak 5 responden (3.1%). Rata-rata penerapan prinsip 7 benar pemberian obat adalah 27,94 (SD =  ±0,246). Skor nilai tertinggi 28 dan skor nilai rendah 27. Berdasarkan analisa Man-Whitney didapatkan tidak ada Hubungan Pengetahuan Perawat tentang pemberian obat dengan penerapan prinsip 7 benar pemberian obat pada pasien di ruang perawatan interna (antorium dan lavender) di Rumah Sakit Elim Rantepao dengan nilai p= 0.536 (p>0,05).

Penelitian ini merekomendasikan perlunya penelitian lanjut tentang pengetahuan mahasiswa mengenai pemberian obat pada pasien sebelum turun ke lahan dan diharapkan peneliti selanjutnya meneliti tentang penetapan standar 10 benar pemberian obat pada pasien.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aprilia, N. (2022). Prinsip T ujuh Benar Pemberian Obat: Suatu Studi Kasus. JIM FKep, 1, 1-8.
Basir, H. (2020). Identifikasi Medication Error Fase Prescribing Pada Identifikasi Medication Error Fase Prescribing Pada Makassar Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar, 6, 35-40.
Chalik, R. (2020). Identifikasi Medication Error Fase Dispensing Pada Pasien Anak Di Rsud Labuang Baji Makassar. 84-86.
Dwifarin et al. (2023). Penerapan Prinsip Enam Benar Pemberian Obat Oleh Perawat. Jurnal Keperawatan Merdeka (JKM), 118-124.
Gebrye, D. B. (2022). Besaran dan Prediktor Pengobatan Kesalahan Administrasi pada Perawat di Rumah Sakit Umum di Ethiopia Timur Laut. Ethiopia.
Kartika, I. R. (2022). Studi Deskriprif Pelaksanaan Manajemen dan Indikator Mutu Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD M. Natsir Solok.
Khadijah, A. (2019). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Kepatuhan Pemberian Obat Prinsip Tujuh Benar Di Rumah Sakit Grestelina Makassar . Makassar.
Mampuk, T. O. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat Dengan Perilaku Kepatuhan Melaksanakan Prinsip Pemberian Obat di RSU Pancaran Kasih Melaksanakan Prinsip Pemberian Obat di RSU Pancaran Kasih. Manado.
Masdianah. (2010). Hubungan Resiliensi dengan Prestasi Belajar. Jakarta.
Nurmala I, R. F. (2018). Promosi Kesehatan. Surabaya: Airlangga University Press.
Polit, D., & Beck, C. (2012). Nursing: Generating and assessing vidence for nersing practice. Ninth edition.
Primanoviasari. (2019). Hubungan Beban Kerja Perawat Dengan Penerapan Prinsip 7 Benar Pemberian Obat Pada Pasien di Ruang Rawat Inap. Malang.
Pudjowati dkk. (2020). Hubungan Pengetahuan Perawat Tentang Pembarian Obat Dengan Penerapan Prinsip 7 (tujuh) Benar Pada Pasien di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. 1, 62-69.
Pujianto. (2023). Hubungan Pengetahuan Perawat Tentang Keselamatan Pasien Dengan Kepatuhan Identifikasi Pasien dan Penerapan Prinsip 7 Benar Pemberian Obat Pada Pasien di RSJD Surakarta. Vol 3, 41-55.
Rahmat, A. (2020). Metodologi Penelitian, Pendekatan Multidisipliner. Gorontalo: Ideas Publishing.
Roswati. (2019). hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan pelaksanaan keselamatamn pasien (patient safety) di Rumah Sakit Pusri Palembang. 7, 323-331.
Septikasari. (2018). Konsep Dasar Pemberian Obat Untuk Bidan. Cilacap: Stikes Al Irsyad Al Islamiyah Cilacap. .
Sidauruk, D. (2021). Pengetahuan Dan Sikap Mahasiswa Profesi Ners Tentang Pemberian Obat 10 Benar . Bandung.
Sugiyono. (2017). Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif. Bandung.
Suryani & Permana. (2020). Peningkatan Perilaku Perawat Melalui Pengetahuan dalam Menjalankan Prinsip Pemberian Obat Dua Belas Benar.
Susilo, W. A. (2014). Biostatistika Lanjut dan Aplikasi Riset. Jakarta: Trans Info Media.
Syapiri, H. (2021). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan. Malang: Ahlimedia Press.
Tampubolon & Pujiyanto. (2018). Analisis Penerapan Prinsip Keselamatan Pasien Dalam Pemberian Obat Terhadap Terjadinya Medication Error di Rawat Inap Rumah Sakit X Tahun.
Toyo. (2023). Evaluasi Sistem Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Dengan Metode HMN Di Rumah Sakit.
Wahyuni. (2022). Hubungan Pelaksanaan Prinsip Pemberian Obat Dengan Kejadian Nyaris Cedera ( KNC ) Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon. Jurnal Keperawatan Cikini, 3, 84-93.
WHO. (2019). File fakta keselamatan pasien: keselamatan pasien dan pemberian layanan manajemen risiko dan keselamatan.
Published
2025-06-09
How to Cite
Handayani Mangapi, Y., Bannepadang, C., & Patiung Tappa, N. (2025). HUBUNGAN PENGETAHUN PERAWAT TENTANG PEMBERIAN OBAT DENGAN PENERAPAN PRINSIP 7 (TUJUH) BENAR PEMBERIAN OBAT PADA PASIEN DI RUANG PERAWATAN INTERNA RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO . Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 9(2), 57-69. https://doi.org/10.56437/jikp.v9i2.262
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 > >>